Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNA lensa kontak diimbau untuk selalu memerhatikan kebersihan saat menggunakannya. Karena penggunaan lensa kontak atau contact lens yang tak higienis bisa menyebabkan infeksi pada kornea mata.
Dokter dari KSM Kesehatan Mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Made Susiyanti, mengingatkan pengguna lensa kontak untuk melakukan perawatan secara berkala guna mencegah infeksi pada kornea mata.
“Lensa kontak harus hati-hati dan perlu dirawat, apalagi lensa kosmetik yang warna warni itu. Kadang-kadang tidak tahu aturannya, sembarangan sampai dipakai tidur akhirnya pagi-pagi matanya merah,” kata Susi, di Jakarta, Selasa, (17/6).
Baca juga : 8 Cara Merawat Lensa Kontak Agar Terhindar dari Infeksi Kornea
Susi mengatakan, pemakaian lensa kontak, softlens ataupun sejenisnya memerlukan pengetahuan dasar untuk mengetahui keperluan dan tujuan penggunaannya.
Menurut dia, apabila pemakaian lensa kontak tanpa dibarengi dengan pengetahuan produk dan perawatannya maka akan berisiko pada kesehatan mata, khususnya mengakibatkan infeksi kornea mata.
Dijelaskan Susi, saat ini banyak beredar lensa kontak di pasaran dengan harga murah tetapi kualitasnya rendah, sehingga berpotensi digunakan masyarakat awam tanpa memiliki pengetahuan yang cukup.
Baca juga : Semua Orang Bisa Jadi Donor Kornea, Asal...
Oleh karena itu, ia mengimbau agar pengguna lensa kontak merawat dengan cara menjaga kebersihannya. Berikut ini cara-caranya:
“Masyarakat perlu tahu kapan harus pakai, harus melepas, bagaimana merawat, dan lainnya. Karena penjual juga seringkali tidak memberikan penjelasan tentang cara atau aturan pemakaiannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, agar terhindar dari risiko infeksi kornea maka masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan menggosok mata apabila terasa perih atau gatal. Selain itu juga disarankan untuk tidak membeli obat tetes mata karena dikhawatirkan justru akan menyebabkan iritasi.
“Jangan kucek sembarangan atau pakai obat-obat tetes mata sembarangan. Nanti tidak sembuh malah infeksi. Kalau bisa langsung ke klinik atau pakai antibiotik tetes murni, bukan obat tetes bermerk lainnya,” katanya.
(Ant/Z-9)
Dokter spesialis mata dr. Florence Meilani Manurung menjelaskan katarak juvenil pada usia muda, faktor pemicu, hingga target operasi katarak nasional.
Peneliti UC Irvine berhasil memulihkan penglihatan akibat usia pada tikus dengan menargetkan gen ELOVL2. Temuan ini menjadi terobosan baru pengobatan AMD.
Kenali cara mencegah floaters pada mata melalui 8 langkah praktis, mulai dari nutrisi hingga pemeriksaan rutin untuk menghindari gangguan penglihatan serius.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Kasus katarak di Indonesia terus meningkat dan masuk fase backlog. Akses terbatas dan mitos jadi penghambat, padahal risiko kebutaan bisa dicegah.
Kenali penyebab katarak di usia muda mulai dari gaya hidup hingga faktor medis, serta langkah pencegahan efektif untuk menjaga kesehatan mata jangka panjang.
Merujuk pada data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2020–2024, terjadi peningkatan tren kasus pneumonia, diare, tuberkulosis, dan HIV pada anak-anak Indonesia.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
ISPA tidak menyerang semua orang dengan dampak yang sama. Terdapat kelompok tertentu yang jauh lebih berisiko mengalami kondisi ini.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Infeksi cacing secara kronis dapat menurunkan produksi ayam petelur, baik dari segi kuantitas maupun bobot telur.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved