Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STUNTING merupakan masalah kritis yang memiliki tantangan multi dimensi dan membutuhkan upaya berkelanjutan dan solusi yang kolaboratif dalam penanganannya.
Stunting atau kondisi gagal tumbuh kembang pada anak dapat dicegah melalui pemberian asupan makanan yang bergizi kepada anak selama seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) sejak dalam kandungan.
Pemerintah menargetkan penurunan angka prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun ini. Melalui inisiatif “Ayo Cegah Stunting” (ACS) Sasa melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terutama Rotary Club Indonesia dan Yayasan Cakrawala Indonesia sejak tahun 2020 untuk memberdayakan masyarakat melalui edukasi dan peningkatan sumber daya untuk pencegahan stunting serta peningkatan tumbuh kembang balita melalui asupan gizi yang memadai
Baca juga : Dua Cara Kuatkan Kader Posyandu: Naikkan Upah dan Beri Pelatihan
Pemberdayaan melalui program Ayo Cegah Stunting yang telah berjalan selama empat tahun menunjukkan hasil yang positif di 11 lokasi pelaksanaan program di Jabodetabek, Probolinggo, Minahasa Selatan, Medan, Jogjakarta, Lampung dan Palembang. Karya Sasa.
Hal paling mendasar yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah memberikan pengetahuan kepada sebanyak mungkin orang tentang stunting dan penyebabnya. Oleh karena itu Sasa bersama Rotary melakukan edukasi gizi pelatihan Ayo Cegah Stunting kepada Kader Posyandu, ibu hamil dan ibu balita, remaja Putera dan puteri calon ibu yang edukasinya dilakukan melalui berbagai kegiatan di sekolah SMA dan universitas, serta penyuluhan guru.
Pemberian edukasi terebut menggunakan alat peraga berupa kalender nutrisi dan mistar pengukur tinggi badan yang dibagikan kepada para kader Posyandu binaannya.
Baca juga : Ganjar Libatkan Warga Targetkan Angka Stunting Turun
Edukasi gizi untuk para kader dikemas menarik dengan talkshow dan cooking class serta perlombaan kreasi menu sehat cegah stunting antar kader posyandu.
Alat peraga yang dicetak merupakan hasil studi Panjang dari Yaysan Cakrawala Indonesia yang juga pelopor PAUD di Indonesia. Mistar dan kalender peraga gizi dibagikan untuk Posyandu, 1 Posyandu bisa menjangkau 50 – 100 anak.
Sedangkan total alat peraga yang dibagikan sejumlah kurang lebih 12.000 alat peraga sudah dibagikan kepada sekitar 1000 an Posyandu selama kurun waktu 2020 sampai dengan 2023.
Baca juga : Jawa Tengah Terus Tekan Angka Stunting
Launching program yang bertajuk “Lomba Cipta Menu Sehat, Resep Ibu Hebat Untuk Generasi Bebas Stunting” yang ditandai dengan pelatihan kader di tanggal 29 – 30 Mei 2024 bertujuan untuk memberikan edukasi stunting kepada masyarakat melalui para kader posyandu yang dibina menjadi konselor keluarga.
Program pelatihan Kader Posyandu yang dilakukan Sasa sejak tahun 2020 merupakan ‘train for trainer’ yang dibuat untuk memberikan dampak yag lebih luas dari jumlah kader yang mengikuti pelatihan secara langsung, karena 1 konselor bisa mencetak 3 kader lainnya dan 1 kader dapat melayani kurang lebih 10 keluarga di desanya.
Pemberdayaan masyarakat untuk aksi cegah stunting yang diinisiasi oleh Sasa berhasil berkontribusi terhadap penurunan peringkat stunting di Kabupaten Probolinggo dan mendapatkan penghargaan dari Bupati Minsel di tahun 2023. Aktivitas pemberdayaan masyarakat ini juga menyabet sejumlah award di tahun 2023 di antaranya ISDA dan TOP CSR 2023 dengan peringkat Bintang 5. (H-2)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Ketua TP Posyandu Provinsi Kalsel, Fathul Jannah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama semua pihak, terutama pemerintah kabupaten/kota serta kepala SKPD terkait.
Perhatian khusus turut diberikan kepada kesehatan jiwa ibu selama masa kehamilan dan pascamelahirkan.
Posyandu kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan tetapi juga layanan pada pendidikan, sosial, perumahan hingga perlindungan masyarakat
Cubicle portable sangat relevan dengan kondisi posyandu di Kamal, di mana kegiatan pemeriksaan kesehatan seringkali dilakukan di ruang terbuka atau ruang yang kurang memadai.
Kemenkes mendorong pembentukan posyandu disabilitas untuk menyediakan layanan kesehatan inklusif, setara, dan gratis.
MENINGKATNYA kasus campak di Indonesia dinilai berkaitan dengan turunnya cakupan imunisasi rutin lengkap dalam beberapa tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved