Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kunjungannya ke Gudang Bulog Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kelanjutan distribusi bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan ini diadakan pada Kamis, 30 Mei 2024, dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Presiden Jokowi, dalam sambutannya, memastikan bantuan pangan yang telah diterima masyarakat setiap bulan dari Januari hingga Mei akan terus berlanjut.
Baca juga : Masa Kampanye, Presiden Jokowi Bagi-bagi Beras di Sleman dan Bantul
"Saya akan melihat fiskal anggaran APBN, dan nanti bulan Juni akan saya umumkan tapi kelihatannya bisa dilanjutkan. Bapak ibu berdoa bersama ya," ujar Jokowi.
Presiden juga menanyakan kepada masyarakat tentang kualitas beras yang telah dibagikan. Dia katakan beras yang dibagikan untuk bansos pangan merupakan yang premium.
"Ada keluhan mengenai berasnya? Menurut saya itu berasnya lebih bagus dari yang saya makan. Saya tadi ditunjukkan oleh Pak Kepala Bulog di dalam, 'Pak ini yang dibagi'. Agak pulen ya tapi enak kan? Itu beras yang kita bagi itu premium," tanya Presiden, yang dijawab positif oleh hadirin.
Baca juga : Sri Mulyani Semringah Pembiayaan Anggaran Turun
Dengan tidak adanya keluhan dari masyarakat, Presiden menyimpulkan bahwa distribusi bantuan pangan telah berjalan dengan baik.
Keputusan untuk melanjutkan distribusi ini diharapkan akan diumumkan pada pertengahan bulan Juni, tergantung pada ketersediaan anggaran APBN.
Kegiatan ini dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya, juga memastikan transparansi dan responsivitas pemerintah dalam menanggapi kebutuhan masyarakat terkait kualitas bantuan pangan yang diberikan.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut yaitu Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriyansa. (Try/Z-7)
Meski harus menunggu cukup lama, masyarakat tetap bertahan demi memperoleh bantuan yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Proses penyaluran bantuan pangan memang membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi
Setiap keluarga akan mendapatkan alokasi beras dari cadangan pangan pemerintah sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Program bantuan pangan beras dan minyak goreng dipastikan sudah mulai dibagikan ke masyarakat berpenghasilan rendah.
Tantangan utama Indonesia bukan pada kekurangan sumber daya, melainkan bagaimana mengorkestrasi sumber daya menjadi kapasitas nyata.
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
LONJAKAN harga komoditas global kembali membuka perdebatan lama terkait potensi penerimaan negara yang hilang. Indonesia dinilai membutuhkan instrumen fiskal baru berupa windfall tax.
EKONOM Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mengingatkan pemerintah untuk lebih serius dalam mengelola fiskal di tengah meningkatnya tekanan APBN imbas konflik di timur tengah
Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik dinilai berpotensi menekan ketahanan energi dan fiskal Indonesia.
keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved