Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi lulusan Universitas Indonesia Luciana B Sutanto mengatakan, saat melakukan perjalanan jauh, idealnya makan 3 jam sekali sesuai kebutuhan agar daya tahan dan energi tubuh tetap terjaga.
"Maksudnya kalau lagi disediain banyak, dimakan terus itu nggak bagus, apalagi untuk yang punya penyakit," kata Luciana, Selasa (21/5).
Makan dengan durasi 3 jam sekali juga bermanfaat karena tubuh akan cepat lapar jika sedang beraktivitas banyak seperti kegiatan Haji.
Baca juga : Hidangan Nikmat, Ibadah Haji pun Tambah Semangat
Makan teratur dengan konsumsi gizi seimbang seperti karbohidrat, sayur dan buah akan menambah energi selama beraktivitas di tempat tujuan.
Ia mengatakan meskipun tersedia banyak makanan, tetap harus memperhatikan konsep gizi seimbang yakni dengan porsi sayur yang cukup sesuai kebutuhan tubuh.
Hindari juga makan terlalu banyak, terlebih untuk yang memiliki penyakit bawaan seperti kolesterol tinggi dan diabetes karena dikhawatirkan akan kambuh saat di tujuan maupun saat kembali ke Indonesia.
Baca juga : Jemaah Haji Dijamin 127 kali Makan di Tanah Suci
"Tetap makan sayur, kadang-kadang keasyikan makan enak sayurnya nggak usah dimakan, padahal sayur itu penting banget untuk menjaga keteraturan buang air besar, jadi tetap ikut gizi seimbang," katanya.
Jika di tempat tujuan jarang menemukan sayur atau makanan berserat, Luciana menyarankan untuk membawa suplemen serat. Namun, penggunaan suplemen ini disarankan untuk dicoba dulu dikonsumsi di Indonesia agar jika terjadi reaksi tertentu bisa segera ditangani atau dicari suplemen lain.
Suplemen serat juga bisa membantu mengatasi kesulitan buang air besar yang biasa terjadi saat melakukan perjalanan jauh.
Baca juga : 731 Calon Jemaah Haji Kota Batam Siap Berangkat
Selain itu, untuk mempertahankan energi selama di perjalanan, Luciana menyarankan untuk banyak mengonsumsi camilan di pesawat saat sedang tidak tersedia makanan.
"Misal biskuit atau cokelat, minuman yang tinggal seduh kalau pas jam-jam terbang lagi nggak ada makanan, makan bekal sendiri," katanya.
Hal penting lainnya adalah selalu sedia obat-obatan yang rutin dikonsumsi agar tidak kesulitan mencari obat di tempat tujuan karena alergi atau perbedaan kandungan obat. (Ant/Z-1)
Intip rahasia stamina BTS saat tur dunia Arirang. Ternyata sesendok madu jadi kunci energi V, J-Hope, dan Jin di belakang panggung. Cek manfaatnya!
Calon haji disarankan menyiapkan fisik satu bulan sebelum berangkat. Simak tips latihan stamina dan pola makan sehat dari pakar kesehatan.
Ketika tubuh kekurangan zat besi, Vitamin B12, atau magnesium, proses transportasi oksigen dan produksi ATP (energi sel) terhambat. Akibatnya, individu akan merasakan kelelahan kronis
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Ingin main game legendaris PS2 tanpa terbatas stamina? Berikut kumpulan cheat Downhill Domination PS2 bahasa Indonesia, dari stamina tak habis, uang ekstra, hingga karakter terbuka.
TIM basket AirOne KU 12 harus puas finish di posisi runner-up pada turnamen RPM Tersohor Basketball Tournament 2025 usai duel melawan Cougar Indonesia
Dietisien RS Pelni menekankan pentingnya protein, sayur, dan buah bagi tumbuh kembang anak serta risiko jangka panjang akibat kurang gizi.
Emotional eating itu salah satu bentuk perilaku makan yang merujuk pada kecenderungan seseorang mengonsumsi makanan karena kendali emosi, bukan karena lapar.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved