Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika menyerukan pentingnya literasi digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada kegiatan literasi digital sektor pemerintahan bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang diselenggarakan bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang.
“Di era teknologi yang berkembang pesat ini tentu membutuhkan informasi dan pengetahuan yang lebih terkait literasi digital. Selain itu kami juga mendukung adanya kegiatan literasi digital untuk ASN di Kota Pangkalpinang,” tutur Pejabat Walikota Pangkalpinang Lusje Anneke.
Lusje turut mengimbau agar para peserta mengikuti kegiatan dengan tekun dan seksama sehingga dapat mengambil manfaat yang disampaikan oleh para narasumber.
Baca juga : Maksimalkan Pembangunan Ekonomi Digital Kota Batam melalui Empat Pilar Literasi Digital
“Pergunakan waktu ini untuk belajar literasi digital karena selagi kita mendapatkan kesempatan ini dari kominfo pusat sehingga nantinya bisa diterapkan ditempat kerja dan dibagikan ke masyarakat agar melek digital,” ungkap Lusje.
Harapan Lusje, setelah mengikuti kegiatan literasi digital, sektor Pemerintahan ASN Pangkalpinang dapat diaplikasikan di tempat kerja dan menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat agar semakin melek digital.
Pj Walikota Pangkalpinang mengatakan saat ini perkembangan informasi sangat cepat beredar di kalangan ASN maupun masyarakat melalui media sosial.
Baca juga : Program Literasi Digital Berkomitmen Tingkatkan Kecakapan Digital Masyarakat Tahun 2024
Direktur Pemberdayaan Informatika Slamet Santoso turut menyampaikan sambutan dengan mengutarakan harapannya terhadap kegiatan ini agar ASN Pangkalpinang semakin meningkatkan pelayanan publik dan membuat konten positif serta produktif di media sosial.
“Harap kami setelah ikut kegiatan ini dapat meningkatkan pelayanan publik di Pangkalpinang, mengisi dengan konten-konten yang baik dan produktif di media sosial,” ujar Slamet.
Slamet pun melanjutkan, kegiatan ini serta-merta untuk menyambut Pilkada yang akan diselenggarakan pada Bulan November mendatang.
“Kita perlu mengawal pemilu ini dan memosisikan ASN agar tetap bersikap netral, serta mendukung partisipasi masyarakat di sekitar untuk menggunakan hak pilihnya,” tuturnya.
Baca juga : Ada Apa Dengan Digital?, Talkshow Literasi Digital menuju Harmoni Pemilu Damai
Dalam paparan Digital Ethics, Wawan Hermawan, selaku Pegiat Literasi digital pun, mendukung pernyataan tersebut dengan mengingatkan alasan kenapa ASN harus netral, menurutnya, selain tanggung jawab pelayanan publik, tidak boleh ada intimidasi dan diskriminasi layanan.
“Karena ASN memiliki kewenangan dan kekuasaan yang harus dijaga, begitupun ASN menjadi obyek pengawasan masyarakat, dengan sikap berintegritas dan terliterasi, maka secara langsung akan meningkatkan partisipasi dan kepercayaan masyarakat,” jelas Wawan.
Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri Sugeng Haryono juga menegaskan tentang Digital safety di kalangan ASN, untuk selalu berhati-hati di ruang digital karena setiap yang diperbuat akan meninggalkan jejak digital oleh karena itu pentingnya pemahaman literasi digital harus ditingkatkan.
Baca juga : Literasi Digital Menjadi Kunci untuk Terhindar dari Hoaks, SARA, dan Judi Online
“Hati-hati apapun yang kita upload akan ada jejak digital maka disinilah kita mengingatkan 4 pilar digital dengan ini, Insya Allah, kita akan makin cakap digital,” tuturnya.
Sugeng menuturkan akan siap untuk memfasilitasi demi pengembangan ASN Pemkot Pangkalpinang agar semakin memahami dan memanfaatkan literasi digital.
“Kami dengan siap selalu memfasilitasi pengembangan bagi ASN di kota pangkalpinang ada perubahan sifatnya hak menjadi wajib untuk pemahaman dan pemanfaatan literasi digital,” tutur Sugeng.
Adapun informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info terkait literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fanpage @literasidigitalkominfo, kanal YouTube Literasi Digital Kominfo, dan website literasidigital.id. (H-2)
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Terdakwa kasus situs judol berinisial ZA membantah keterlibatan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi dan PDIP dalam kasus tersebut.
Pernyataan itu menyusul penetapan lima tersangka oleh Kejaksaan dalam kasus PDNS, termasuk seorang mantan pejabat Kementerian Kominfo.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakpus Bani Immanuel Ginting menyebut terjadi pengondisian pemenang tender pengadaan barang dan jasa pengelolaan antara pihak Kemenkominfo.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo Handoko membantah Budi Arie Setiadi terlibat dalam melindungi situs judi online.
Proses registrasi izin kunjungan jurnalistik yang saat ini berlaku masih dijalankan secara manual dan belum memiliki standar khusus.
Tercatat ada sebanyak 162 instansi yang ikut serta yang karyanya dinilai enam pakar selama 3 bulan untuk ajang Anugeram Media Humas 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved