Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGITALISASI di dunia pendidikan perguruan tinggi tidak bisa dihindari. Pengalaman pandemi Covid-19, sangat memungkinkan dosen dalam memberikan mata kuliah dengan sistem daring. Tatap muka mulai berkurang pascapendemi Covid-19. Kemendikbudristek mendorong pembelajaran online di perguruan tinggi mencapai 60% pada 2045.
Rektor Universitas Yarsi Jakarta, Prof. dr. Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D menyambut positif hal itu. Menurutnya saat ini partisipasi pendidikan tinggi harusnya 60%, tapi sekarang ini baru 40%.
"KIta akan berupaya dengan segala cara untuk mencapai itu dengan cara membuka program studi baru. Selain itu memudahkan orang belajar dengan hybrid. Mahasiswa tidak perlu ke kampus," kata Fasli Jalal usai memimpin wisuda Yarsi di kampus Yarsi Jakarta, Sabtu (28/10).
Fasli menambahkan bahwa belajar secara online itu tetap dihitung SKS nya. Artinya kuliah daring ini mendapat fasilitas SKS.
baca juga: Institut Pariwisata Trisakti Didik Gen-Z Cakap Teknologi
"Kita bisa lakukan rekognisi misalnya mahasiswa itu magang, bekerja, kursus, atau ikut latihan, itu menambah pengalaman yang bersangkutan. Kita hitung SKS nya," lanjutnya.
Menurutnya rekam jejak pengalaman mahasiswa yang bekerja, magang kerja, atau kursus dan pelatihan harus dihargai. Namun aktivitas di luar kampus ini harus relevan dengan mata kuliah yang mereka ambil.
Dampaknya, para mahasiswa yang tadinya kuliah selama 4 tahun bisa dua tahun. K emudian mahasiswa yang tinggal di perdesaan tidak perlu datang ke kota, bisa kuliah secara hybrid.
Saat ini aturan Dikti adalah 50% kuliah online dan sisanya tatap muka. "Yarsi sudah melaksanakan dengan menghadirkan smart class room, smart board untuk memfasiitasi kuliah online ini. Dan tetap 144 SKS tidak ada yang hilang," tegasnya.
Adapun tugas akhir untuk syarat kelulusan juga beragam. Ada skripsi dengan riset ilmiah, membuat produk dan lainnya.
Saat ini yang sudah melaksanakan adalah mahasiswa S2, sedangkan mahasiswa S1 sedang dipersiapkan.
Wakil Rektor I Universitas Yarsi, Dr dr Wening Sari M. Kes menambahkan bahwa untuk mengembangkan pembelajaran sinkronus dan asinkronus, para dosen sudah mulai melatih menyampaikan materi mata kuliah secara daring.
Ia mencontohkan mahasiswa dari prodi Teknologi Informasi yang membuat aplikasi tentang paparan polusi terhadap manusia. Aplikasi itu merespons klien di internal Yarsi, Prof Tjandra Yoga.
"Nah tugas membuat aplikasi ini, mereka mendapatkan 20 SKS, jadi satu semester. Jadi ada mata kuliah berbasis proyek seperti di TI ini. Jadi seperti studi independen," kata Wening.
Namun demikian tidak semua mata kuliah bisa disampaikan secara daring. Ada mata kuliah yang harus hadir tatap muka. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof dr Pratiwi Pudjilestari Sudarmono SpMK mengungkapkan tidak semua mata kuliah digantikan oleh kecerdasan buatan atau disampaikan secara online.
"Sentuhan manusia tetap ada Digitalisasi di perkuliahan tetap diperlukan dan kami sudah siapkan tapi tidak semua mata kuliah," ujarnya. (N-1)
Jangan terjebak! Simak modus penipuan berkedok program affiliate e-commerce yang meminta deposit uang. Kenali ciri-ciri dan cara verifikasi agar data dan uang Anda tetap aman
Platform e-commerce menjadi salah satu pilihan praktis bagi konsumen untuk menemukan berbagai perlengkapan yang menunjang aktivitas selama libur Lebaran melalui belanja online.
Kebiasaan masyarakat menonton ulasan produk di YouTube semakin berkembang menjadi bagian dari proses mencari inspirasi sebelum berbelanja.
MOMENTUM tanggal kembar masih menjadi instrumen andalan pelaku ritel untuk mendorong belanja konsumen, khususnya pada awal tahun.
Fitur belanja langsung (live shopping) tercatat diminati 80% konsumen program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025.
Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 pada 10-16 Desember lalu mencatatkan total transaksi Rp36,4 triliun.
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved