Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis kulit dan kelamin Fitria Agustina mengatakan kesalahan dalam memakai produk perawatan kulit, misal yang lebih iritatif, maka bisa merusak pertahanan kulit atau skin barrier.
"Kandungan skincare yang lebih iritatif, nggak usah jauh-jauh sabun aja yang tidak baik bisa mengganggu atau merusak skin barrier," kata dokter spesialis dermatologi dan venereologi lulusan Universitas Indonesia itu, Sabtu (5/8).
Fitri mengatakan, pertahanan kulit terdiri dari lima komponen yaitu pertama microbial barrier dengan sel microbial menjaga kesehatan kulit, lalu ada physical barrier, imunological barrier dengan fungsi pertahanan tubuh pada kulit, chemical barrier, dan neuro sensori barrier untuk memberi peringatan pada kulit terhadap suatu penyakit.
Baca juga: Jeli Petroleum Disebut Bisa Bantu Atasi Gangguan Psoriasis
Dengan terjaganya lima komponen pertahanan kulit tersebut, tentunya kulit senantiasa akan tetap sehat dan tahan terhadap risiko kerusakan kulit.
Namun, lanjut Fitria, skin barrier akan rusak jika menggunakan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan kondisi kulit. Seperti misalnya sabun dengan antiseptik tinggi yang dapat membunuh sel mikrobiom dan krim dengan kandungan tertentu yang dipakai berlebihan.
"Bener kita menggunakan salicylic acid pada saat berjerawat tapi pakainya berlebihan terus dikombinasi sama yang mengandung AHA, tambahin yang retinol jadi over exfoliate, apa yang terjadi skin barrier-nya ngaco," lanjut Fitria.
Baca juga: Anda Harus Tahu, Ini Tiga Pilar Perawatan Kulit
Fitria mengatakan, untuk cuaca panas dan polusi, baiknya memenuhi tiga dasar perawatan kulit seperti sabun cuci muka sesuai kondisi kulit, kemudian memakai pelembab yang disarankan pada setiap jenis kulit dan tabir surya.
Tidak hanya perawatan kulit dari luar, Fitria mengatakan kulit juga harus dirawat dari dalam, yaitu dengan makanan bergizi, cukup hidrasi, dan menjalani pola hidup yang sehat.
"Paling sering pola hidup, istirahatnya, olahraganya, kebiasaan-kebiasaan buruk, minum alkohol, begadang, merokok itu juga harus dicegah sehingga dapat hasil yang bagus," katanya.
Ia menyarankan untuk memenuhi asupan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Hindari diet yang berlebihan, kenali jenis kulit terutama jika memiliki keturunan masalah kulit dan kelola emosi yang dapat memengaruhi kesehatan kulit. (Ant/Z-1)
Aston Gejayan Yogyakarta sukses gelar Beauty Class Own Your Glow memperingati Hari Kartini, diikuti peserta lintas generasi dari anak SD hingga lansia.
Anne Hathaway kini kembali menoreh prestasi setelah dinobatkan sebagai “Wanita Tercantik di Dunia” versi Majalah People untuk tahun 2026.
Temukan perbedaan mendasar antara perawatan anti-aging dan filosofi ageless beauty. Panduan lengkap memilih pendekatan kecantikan yang tepat untuk kulit.
Panduan lengkap perawatan ageless beauty yang sedang tren. Temukan jenis perawatan medis, gaya hidup, dan tips menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Industri ritel kecantikan di Indonesia terus berkembang seiring perubahan pola konsumsi dan strategi bisnis pelaku usaha.
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved