Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan sepanjang Januari hingga Juni 2023 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan seluas 50.570 hektare. Angka itu menurun sebanyak 14,49% dibanding pada periode yang sama di tahun 2022.
“Meskipun terjadi penurunan pada luas karhutla, hal ini harus terus diwaspadai bersama, sebagaimana prediksi BMKG, pada awal semester dua ini akan terjadi potensi El Nino pada level lemah hingga moderat,” jelas Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Thomas Nifinluri, Senin (17/7).
Berdasarkan data yang diakses di laman sipongi.menlhk.go.id karhutla terbesar terjadi di NTT seluas 5.211 hektare, Kalimantan Barat 4.172 hektare, Lampung 2.272 hektare, Sulawesi Tenggara 1.961 hektare, Maluku 1.953 hektare, Riau 1.860 hektare, Sulawesi Tengah 1.499 hektare dan NTB 1.413 hektare.
Baca juga: KLHK Sampaikan Kebutuhan Dukungan Hukum Bidang LHK
Thomas melanjutkan, salah satu tugas Menteri LHK dalam Inpres No.3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan adalah melakukan tugas supervisi pengendalian karhutla di daerah.
Terkait hal itu Menteri LHK sebagaimana SK 502/MENLHK/SETJEN/KUM.1/5/2023 tanggal 22 Mei 2023 telah menugaskan para pejabat Eselon I lingkup KLHK untuk melakukan pendampingan dan supervisi pengendalian karhutla di daerah, untuk wilayah Kalteng telah ditunjuk yaitu Dirjen KSDAE.
Baca juga: Tahun Ini, Kebakaran Lahan Kanada Hancurkan 10 Juta Hektare
Thomas mengungkapkan KLHK telah memfasilitasi pemerintah daerah dalam menyinkronkan pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan No. 216/PMK.07/2021 agar daerah dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran Dana Bagi Hasil - Dana Reboisasi (DBH-DR) untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan, terlebih pada tahun 2024 adalah batas akhir dari penggunaan DBH-DR bagi pemerintah kabupaten/kota.
“Ke depan, dalam waktu dekat, Indonesia akan menjadi host ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACC THPC) yang dalam tahun ini akan dilaunching bertepatan dengan Indonesia sebagai Keketuaan ASEAN,” ujar Thomas
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenko Polhukam yang terus mendukung dalam upaya mewujudkan Manggala Agni sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini, kami sedang mempersiapkan anggota Brigade Pengendalian Karhutla-Manggala Agni untuk mengikuti tes PPPK yang akan mengubah status kepegawaiannya sebagai bagian dari ASN,” jelas Thomas.
Thomas mengharapkan dukungan dari Kemenko Polhukam selaku koordinator dalam upaya penanggulangan karhutla sebagaimana Inpres No.3/2023 agar upaya KLHK untuk melakukan revitalisasi sarpras dalkarhutla. Revitalisasi sarpras pengendalian karhutla menjadi sangat penting untuk menjaga wilayah rawan dari kejadian karhutla.
Salah satu upaya untuk menekan kejadian karhutla di Indonesia yakni dengan melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Koordinator Laboratorium pengelolaan TMC BRIN Budi Harsoyo menyatakan, teranyar operasi TMC akan dilaksanakan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Sebelumnya operasi TMC telah dimulai sejak April 2023 lalu. Pertama, TMC diselenggarakan di Riau, NTT, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat dan Jambi.
Budi menyatakan, operasi TMC yang dilakukan di beberapa wilayah menunjukkan hasil yang positif. Misalnya saja di wilayah Kalimantan Barat, di mana TMC dilaksanakan pada 28 Juni hingga 6 Juli 2023 lalu. Secara keseluruhan, perbandingan tinggi muka air tanah (TMAT) pada 27 Juni 2023 sebelum kegiatan dan 6 Juli 2023 setelah kegiatan terpantau seluruh stasiun TMAT mengalami peningkatan.
"Jumlah hotspot di Provinsi Kalimantan Barat saat kegiatan TMC berkurang dan dapat dipertahankan 0 hingga saat ini," jelas Budi.
Ia juga menjelaskan bahwa TMC memang sebaiknya dilakukan saat sebelum musim kemarau mencapai puncak.
"TMC idealnya dilakukan untuk memaksimalkan potensi awan di saat seperti ini, transisi ke musim kemarau. Karena jika dilaksanakan di puncak musim kemarau maka akan menemui tantangan, terutama dalam ketersediaan awan layak semai sebagai sasaran utama TMC," ungkap dia. (Ata/Z-7)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved