Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMAAH haji Indonesia kuota tambahan diterbangkan ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah. Mereka hanya lewat di Madinah dan kemudian langsung diberangkatkan ke Mekkah.
Kloter perdana kuota tambahan itu dijadwalkan tiba di Bandara AMAA Madinah, Kamis (15/6), pukul 12.45 waktu Arab Saudi (WAS).
"Karena traffic (lalu lintas) di Bandara Jeddah sudah padat, untuk kuota tambahan ini diarahkan ke Bandara Madinah," ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Haryanto, Rabu (14/6).
Baca juga: Jemaah Haji Gelombang Satu Tuntas Masuk Raudhah
Kuota tambahan haji mencakup 8.000 jemaah. Haryanto menerangkan, para jemaah tersebut dibagi menjadi 24 kelompok terbang (kloter). Namun penerbangan kemungkinan hanya berjumlah 20 penerbangan.
"Sisa 4 kloter lainnya kemungkinan akan digabungkan menjadi satu, di akhir penerbangan," imbuh Haryanto.
Baca juga: Indonesia Usulkan Empat Peningkatan Layanan Jemaah Haji kepada Arab Saudi
Kedatangan jemaah haji kuota tambahan ini berlangsung pada15-23 Juni 2023. Berbeda dengan gelombang satu dan gelombang kedua, kedatangan jemaah haji kuota tambahan ini tidak banyak.
"Dalam sehari, penerbangan berkisar satu atau dua penerbangan. Untuk kedatangan terakhir pada 23 Juni 2023 pukul 00.25 WAS," ungkap Haryanto.
Penerimaan jemaah haji kuota tambahan di Bandara AMAA pun akan berlangsung singkat. Setibanya di bandara, jemaah haji akan menjalani pemeriksaan di imigrasi. Setelah itu, mereka diarahkan langsung menuju bus.
"Jadi seperti jalur fast track. Keberadaan mereka di bandara sangat singkat dan langsung menuju bus melalui Terminal Internasional," terang Haryanto.
Para jemaah haji, lanjutnya, kemudian akan diboyong ke Masjid Bir Ali untuk beristirahat dan mengambil miqat dalam rangka melaksanakan ihram.
"Di Bir Ali sekitar satu jam untuk istirahat dan mengambil miqat. Selanjutnya, jemaah akan didorong ke Mekah untuk menjalankan umrah wajib," tandas Haryanto.
Dengan kuota tambahan 8.000, jumlah jemaah haji Indonesia dalam penyelenggaraan haji 1444 H/2023 menjadi 229 ribu jemaah. (Z-3)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Petugas juga terus mematangkan berbagai skema pelayanan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan pemetaan data, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Pemerintah imbau jemaah haji 2026 di Madinah waspadai cuaca panas 34 derajat Celcius. Simak data terbaru keberangkatan dan kondisi kesehatan jemaah haji 2026 di sini.
Sebanyak 5.997 jemaah haji Indonesia gelombang pertama tiba di Madinah. Kemenhaj imbau jemaah waspadai cuaca panas dan jaga kesehatan fisik.
Kementerian Agama akan melakukan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan ibadah haji menyusul berakhirnya fase terakhir kepulangan jemaah haji.
Saat ini, ada 43 jemaah haji Indonesia yang masih menjalani perawatan di RS Arab Saudi. Tim KUH KJRI Jeddah akan terus melakukan pendampingan.
PEMBERANGKATAN jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 88 Embarkasi Surabaya (SUB-88) dari Arab Saudi ke Tanah Air menandai berakhirnya operasional ibadah haji 1444 H/2023.
Untuk kali pertama, 3.000 daging kambing Dam petugas dan jemaah haji siap dikirim ke Tanah Air.
Penyelenggaraannya secara protokol kesehatan menjadi menyerupai sebagaimana sebelum adanya covid-19.
Jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 106.298 orang, tergabung dalam 277 kelompok terbang (kloter).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved