Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNBLOCK dan sunscreen ialah dua jenis produk tabir surya yang saat ini umum dan beredar di masyarakat. Keduanya kerap dianggap sama karena berfungsi menangkal bahaya sinar UV dari pancaran matahari.
Ahli dermatologi Kardiana Dewi mengungkapkan bahwa kedua produk itu memiliki perbedaan, khususnya dari jenis, cara kerja, dan karakteristiknya.
"Kalau sunblock itu jenisnya tabir surya physical. Artinya, saat produk digunakan di kulit, produk itu akan langsung secara otomatis menangkal kandungan UVB dari sinar matahari," kata Dewi, dikutip Jumat (9/12).
Baca juga: Penggunaan Tabir Surya Penting untuk Mencegah Kanker Kulit
Penggunaan sunblock lebih direkomendasikan untuk masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam durasi yang panjang seperti berjemur di pantai atau mendaki gunung.
Karena cara kerjanya yang langsung menangkal bahaya UVB, maka biasanya sunblock memiliki karakteristik bahan yang lebih tebal atau thick.
Maka, tidak perlu heran ketika menggunakan sunblock pengguna kerap mengalami whitecast atau kondisi saat permukaan kulit terlihat putih di beberapa titik karena karakteristik produk yang lebih tebal dari produk perawatan tubuh lainnya.
Berbeda dengan sunblock, sunscreen tergolong dalam tabir surya chemical.
Tabir surya berjenis chemical artinya produk memiliki cara kerja mengubah paparan radiasi dari sinar matahari yang terserap kulit menjadi kandungan yang tidak berbahaya bagi tubuh.
"Sunscreen ini teksturnya lebih enak untuk dipakai, apalagi untuk perempuan karena dia lebih bisa nge-blend dengan warna kulit dan juga makeup," kata dokter Dewi.
Sunscreen menjadi produk tabir surya yang paling banyak jenis pilihan teksturnya mulai dari bentuk gel, krim, powder, spray, hingga stick.
Dewi merekomendasikan penggunaan sunscreen untuk kegiatan sehari-hari yang tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari.
Selain memilih sesuai fungsi dan cara kerjanya, khusus untuk bagian muka Dewi mengingatkan agar masyarakat bisa memilih produk tabir surya sesuai jenis kulit.
Bagi yang memiliki kulit wajah berminyak disarankan menggunakan tabir surya yang produknya tidak akan menumpuk seperti gel atau spray.
Sementara untuk yang memiliki kulit wajah kering, ada baiknya menggunakan tabir surya yang lebih melembapkan seperti krim. (Ant/OL-1)
Aston Gejayan Yogyakarta sukses gelar Beauty Class Own Your Glow memperingati Hari Kartini, diikuti peserta lintas generasi dari anak SD hingga lansia.
Anne Hathaway kini kembali menoreh prestasi setelah dinobatkan sebagai “Wanita Tercantik di Dunia” versi Majalah People untuk tahun 2026.
Temukan perbedaan mendasar antara perawatan anti-aging dan filosofi ageless beauty. Panduan lengkap memilih pendekatan kecantikan yang tepat untuk kulit.
Panduan lengkap perawatan ageless beauty yang sedang tren. Temukan jenis perawatan medis, gaya hidup, dan tips menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Industri ritel kecantikan di Indonesia terus berkembang seiring perubahan pola konsumsi dan strategi bisnis pelaku usaha.
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus cacar air tetap “tidur” dalam tubuh dan bisa aktif kembali jadi herpes zoster. Kenali risiko dan pencegahannya.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Olahraga outdoor atau di luar ruangan berisiko merusak kulit. Simak tips simpel melindungi kulit dari sinar UV, mulai dari penggunaan sunscreen hingga pemilihan waktu yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved