Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TANOTO Foundation terus mendukung program peningkatan kualitas pendidikan yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Salah satu dukungan nyata adalah memberi bimbingan teknis atau pelatihan kepada fasilitator di daerah yang menjadi mitra Tanoto Foundation untuk mengimplementasikan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
SIGAP (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) Program Manager, Irwan Gunawan mengatakan, pada September, Tanoto Foundation menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Perencanaan Berbasis Data. Kegiatan tersebut juga melibatkan Dinas Pendidikan setempat sehingga terus dapat mendukung dan memfasilitasi Tanoto Foundation sebagai Mitra Pembangunan.
Melalui Bimtek tersebut, Tanoto Foundation kemudian bisa menjangkau lebih dari 1.400 satuan pendidikan PAUD di 3 daerah mitra, yakni DKI Jakarta, Pandeglang dan Kutai Kartanegara. Semua itu tidak terlepas dari peran fasilitator di daerah yang terus menyebarluaskan pentingnya PBD bagi satuan pendidikan.
“Sampai sejauh ini dari fasilitator yang kita latih kita sudah bisa menjangkau lebih dari 1.400 satuan pendidikan. Kita hanya melakukan bimtek 30-50 fasilitator di masing-masing kabupaten/kota yang sekarang sudah mendapat pelatihan kita masing-masing sudah lebih dari 1.400 satuan pendidikan,” ujar Irwan, Selasa (28/11).
Irwan menjelaskan, PBD adalah sebuah perubahan kebiasaan untuk mendorong satuan pendidikan dan pemerintah daerah menyusun kegiatan peningkatan capaian pembelajaran berdasarkan fakta. Mengidentifikasi masalah berdasarkan indikator yang ditampilkan di dalam Rapor Pendidikan. Melakukan refleksi capaian, pemerataan, dan proses pembelajaran di satuan pendidikan dan daerah masing-masing.
Tujuan dari program PBD untuk satuan pendidikan adalah terjadi perubahan kebiasaan satuan PAUD dalam melakukan perencanaan dan penganggaran melalui penguatan kapasitas satuan PAUD dalam melakukan pengelolaan sumber daya melalui perencanaan berbasis data, agar terjadi peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Dia menekankan, pentingnya PBD bertujuan untuk memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan yang efektif, akuntabel dan konkret. mengingat pada 2023 nanti satuan PAUD akan menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Agar BOP tersebut bisa efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di satuan PAUD, maka semua kegiatan, program dan aktivitas di PAUD harus dirancang berdasarkan kebutuhan.
“Ketika BOP keluar, anggaran yang digunakan tidak itu itu aja, tapi apa yang dibutuhkan, apa yang perlu ditambahkan, apa yang masih cukup. Itu semua berdasarkan data-data yang diisi oleh satuan pendidikan, mereka melakukan evaluasi diri,” jelasnya.
Baca juga : Tanoto Foundation dan UNICEF Lanjutkan Kerja Sama Turunkan ...
PBD lanjut Irwan bukanlah program dari Tanoto Foundation melainkan dari pemerintah sendiri, yakni Kemendikbud-Ristek. Agar implementasinya benar-benar terlaksana dengan baik, maka Tanoto Foundation sebagai mitra pembangunan Kemendikbud-Ristek turut mendukung kebijakan tersebut.
Menurut Irwan, ada banyak tantangan di lapangan untuk mengimplementasikan PBD. Program tersebut berbasis online yang harus diinput oleh satuan pendidikan di platform Rapor Pendidikan. Hal itu tidak mudah mengingat kemampuan atau SDM digital di setiap satuan pendidikan di Tanah Air tidak merata.
Selain itu, fasilitas atau sarana prasarana teknologi digital di setiap satuan pendidikan juga tidak semuanya memadai. Begitu pula satuan pendidikan perlu diarahkan agar mengisi atau menginput data sekolah yang disebut sebagai evaluasi diri di Rapor Pendidikan sesuai dengan kondisi “riil”. Sehingga, bisa dirancang perencanaan yang tepat sasaran di tahun 2023 nanti.
“Kami memastikan sekolah dampingan kami paham. Kedua, ketika kami melakukan bimbingan teknis fasilitator, para fasilitator pun mengerti, memahami konsep perencanaan berbasis data dari Kemendikbud. Kami di Tanoto Foundation ingin memastikan program dari Kemendikbud-Ristek ini bisa diimplementasikan mulai dari kabupaten/kota hingga ke level satuan pendidikan,” terang Irwan.
Saat ini terdapat 22 sekolah mitra Tanoto Foundation di 3 daerah. Untuk implementasi PBD selain kepada sekolah dampingan, Tanoto Foundation juga memfasilitasi kabupaten/kota untuk menunjuk instruktur atau fasilitator PBD. “Sehingga kami tidak hanya memberikan penguatan kepada satuan pendidikan tetapi juga fasilitator. Mereka kemudian menyampaikan ke satuan pendidikan lain, jadi kita bisa jangkau lebih banyak sekolah,” kata Irwan.
Dia berharap semua satuan pendidikan, baik PAUD yang menjadi dampingan Tanoto Foundation maupun PAUD non dampingan Tanoto Foundation yang mendapat pelatihan penguatan PBD bisa memanfaatkan program tersebut sebaik mungkin. Sehingga tahun depan, setiap program atau kegiatan di satuan pendidikan benar-benar dilakukan sesuai perencanaan anggaran dan berdasarkan evaluasi yang sudah ada dalam Rapor Pendidikan.
“Kita ingin kualitas pendidikan di kabupaten/kota yang kita dampingi ini bisa lebih meningkat. Sehingga sasaran program, sasaran kegiatan, sasaran anggaran itu sesuai dengan evaluasi yang dilakukan dan berdasarkan data di lapangan,” tandasnya. (RO/OL-7)
Tanoto Foundation Fellowship 2026 resmi dibuka. Kesempatan bagi lulusan S1/S2 di bawah 26 tahun untuk transformasi pendidikan Indonesia. Cek syarat dan jadwalnya.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa terdapat sekitar 500 sekolah yang nanti akan menjadi mitra dalam program ini.
Di tengah pasar kerja yang makin dinamis dan persaingan talenta yang kian ketat, soft skills kini menjadi faktor pembeda utama lulusan perguruan tinggi.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Tidak banyak kepala desa yang mau melanjutkan program setelah masa pendampingan berakhir. Namun kondisi itu tidak berlaku bagi Saeful Muslimin, Kepala Desa Tuwel, Tegal, Jateng.
Di SDN 015 Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pembelajaran numerasi tidak selalu dimulai dari buku dan papan tulis.
SEMANGAT juang Kartini, Perempuan di Kabupaten Tegal didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan berbasis usaha rumahan.
Dalam pelatihan ini, peserta juga diajak belajar dari fenomena akun-akun media sosial yang viral sebagai inspirasi strategi pemasaran digital.
Sebanyak 100 anggota Satpol PP DKI Jakarta mengikuti pelatihan komunikasi efektif bersama 1Langkah guna meningkatkan pelayanan dan menjaga citra institusi.
Luas kebun kopi di Kecamatan Tangse sekitar 6.526 hektare (ha). Itu tersebar di 28 Gampong (desa) dan kawasan lereng pengunungan dataran tinggi itu.
Problem sosial yang muncul antara lain keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan yang layak untuk kawan difabel tunarungu hingga masalah sampah dan lingkungan.
LAN merilis SE Nomor 6 Tahun 2026 guna memastikan pengembangan kompetensi ASN tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved