Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI asuransi di usia muda ternyata memiliki banyak manfaat. Namun sayangnya masih banyak dari generasi muda saat ini menganggap asuransi hanya bagi mereka yang sudah menikah saja.
Menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), hanya 6%-7% anak muda yang membeli premi asuransi. Masih rendahnya persentase anak muda yang membeli asuransi dilatarbelakangi banyak faktor.
Misalnya masih kurangnya edukasi, anggapan premi asuransi terlalu mahal, skeptis terhadap asuransi dan menganggap asuransi belum dibutuhkan selagi muda. Padahal di semua fase kehidupan, termasuk saat usia muda, asuransi sangat penting sebagai perlindungan diri dan risiko yang terjadi di masa depan.
Padahal, sedikitnya ada lima alasan asuransi jiwa harus dimiliki di usia muda. Pertama, premi lebih murah. Besaran premi asuransi jiwa didasarkan oleh beberapa faktor, termasuk usia dan kesehatan secara keseluruhan.
Jika seseorang menunggu sampai usia 40-an, 50-an, 60-an, dan seterusnya untuk mencari polis asuransi jiwa, premi yang harus dibayarkan itu bisa menjadi sangat mahal. Karena itu, sebagai generasi muda memang memiliki hak istimewa.
Kedua, investasi sebab asuransi jiwa bukan hanya sekadar perlindungan diri saja. Asuransi jiwa juga bisa menjadi sarana investasi. Asuransi jiwa jenis ini dinamakan asuransi unit-link. Selain perlindungan jiwa, produk asuransi jiwa unit link dapat memberikan potensi imbal hasil investasi.
Baca juga: AAJI Gelar Literasi Keuangan dan Asuransi bagi UMKM di Bali
Ketiga, generasi muda bisa lebih fokus mengejar impian. Dengan memiliki asuransi jiwa akan membuatmu lebih fokus dalam mengejar impian. Sebab, kamu telah mempersiapkan perlindungan-perlindungan untuk hal tidak terduga. Seperti kesehatan, kecelakaan, pendidikan, kendaraan, dan lain-lain.
Keempat, mengutamakan kesehatan dan kKelima, rencana keuangan lebih amanz Dengan membeli asuransi jiwa sejak muda, akan membantu dan menguntungkan untuk lebih fokus dalam menjalankan rencana-rencana keuangan.
Dikutip dari laman resmi agen penyedia asuransi Lifepal, ada beberapa tips mendapatkan asuransi kesehatan yang terjangkau namun efektif.
Pertama, ambil asuransi jiwa sejak usia muda. Kedua, pelajari dengan teliti polis. Pahami dengan cermat setiap poin yang ada di dalam polis asuransi jiwa. Biasanya, setiap polis asuransi jiwa menyertakan semacam glosarium yang memuat istilah - istilah teknis di asuransi yang harus kita pahami.
Ketiga, jangan fokus pada premi yang murah. Jangan sampai tergiur dengan premi asuransi kesehatan murah karena bisa jadi tidak efektif dan malah merugikan.
Keempat, bandingkan dengan polis lain. Untuk mendapatkan asuransi terjangkau dan paling efektif, Anda perlu melakukan sedikit riset dengan membandingkan polis-polis asuransi yang ada.
Polis asuransi sendiri memuat informasi hak dan kewajiban kita dengan perusahaan asuransi, termasuk perlindungan dari penyakit apa saja yang di-cover dalam polis asuransi. (Gan/OL-10)
Berdasarkan polling Populix 2024, meskipun 94,4% orang tua menyadari pentingnya menyiapkan dana pendidikan sejak dini, hampir separuh di antaranya belum mulai mempersiapkannya.
PT Asuransi Jiwa IFG menegaskan komitmennya dalam menjalankan amanah pengelolaan polis hasil restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya melalui pembayaran klaim dan manfaat asuransi.
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance) meluncurkan tagline baru 'Melindungi dengan Pasti, Mendampingi dengan Hati'.
Ketidakpastian hidup, termasuk risiko penyakit kritis, dapat menjadi tantangan besar bagi individu maupun keluarga, terutama di tengah meningkatnya biaya pengobatan.
Gaya hidup sehat dan disiplin perencanaan keuangan merupakan langkah sederhana namun penting untuk mewujudkan hari esok yang lebih baik.
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved