Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Sundari Indah membagikan sejumlah tips untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan mental dari rumah selama pandemi covid-19.
Indah, dalam acara yang digelar daring, dikutip Jumat (11/2), mengatakan kegiatan-kegiatan positif seperti menjalani hobi dapat membantu menjaga kesehatan mental di tengah kondisi pandemi yang berkepanjangan.
"Jangan lupa juga bahwa kita punya hobi. Ternyata membeli alat-alat kesenian atau barang-barang yang sifatnya sesuai dengan hobi kita itu bisa membantu proses menjaga kesehatan mental kita," kata Indah.
Baca juga: Inovasi Teknologi BIN Ikut Percepat Vaksinasi Covid-19
Menurut dia, menjalani hobi yang disukai dapat menimbulkan rasa bahagia dalam diri yang berdampak positif terhadap kesehatan mental.
Hobi atau kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan seperti belajar melukis atau membuat kerajinan tangan. Selain itu, menulis jurnal harian juga dinilai dapat membantu mengurai emosi-emosi negatif dalam diri agar lebih mudah dipahami.
"Selain menulis, perbanyak kegiatan membaca buku, contohnya terkait pengembangan diri," kata dia.
Tips lainnya adalah menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat. Menurut Indah, hal itu bisa membuat seseorang lebih tenang dan tidak merasa sendirian.
"Bahkan dukungan teman atau keluarga bisa membantu menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi," ucapnya.
Lebih lanjut Indah mengatakan, terdapat beberapa tanda peringatan awal yang menunjukkan seseorang harus mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental.
Misalnya, kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun, hingga keluhan psikosomatis seperti timbul rasa sakit secara fisik tetapi tidak terdapat gejala fisik, yang biasanya disebabkan oleh stres, panik, ataupun cemas.
Untuk itu, kata dia, perlu disediakan waktu untuk istirahat dari rutinitas, termasuk bekerja, dengan melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran bisa kembali segar.
Terakhir, Indah menyarankan untuk melakukan rutinitas olahraga yang menyenangkan, seperti yoga, lari pagi, atau bermain sepatu roda. (Ant/OL-1)
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved