Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Kebijakan Pendidikan Cecep Darmawan mengatakan, para rektor di berbagai perguruan tinggi harus bergerak cepat dalam menuntaskan kasus-kasus kekerasan seksual. Pasalnya, sejak adanya Permendikbud-Ristek 30/2021 kasus-kasus tersebut mulai terungkap, termasuk kasus di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) saat mahasiswa menuntut Rektor memecat pelaku (dosen) lewat petisi.
Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu menilai, petisi yang berasal dari mahasiswa merupakan dorongan agar para Rektor bergerak cepat. Entah kasusnya terbukti benar atau tidak Rektor harus segera mengambil tindakan, misalnya membentuk tim investigasi atau melaporkan kepada piham berwajib.
"Itu dorongan untuk para rektor bahwa misalnya ada situasi seperti itu, ya harus segera mengambil tindakan supaya diperiksa dulu. Kalau gak benar bisa cepat merehabilitasi namanya, kalau benar ya nanti berproses di pengadilan," ujarnya kepasda Media Indonesia, Jumat (17/12).
Cecep menegaskan, sebagai negara hukum tentu tunduhan kekerasan seksual seperti itu tidak serta merta langsung dipecat. Perlu adanya langkah hukum, apalagi saat ini sudah didukung dengan Permendikbud-Ristek yang baru.
Keputusan pengadilan, lanjutnya, yang nanti bisa menjadi referensi hukuman bagi pelaku misalnya dipecat. Pengadilan akan menetapkan hukum pidana dan kampus menetapka hukuman administrasi.
Baca juga : Dirjen Pendidikan Vokasi: LKP Sudah Digital, Tidak Gaptek
"Setelah ada keputusan pengadilan itu baru sanksi administrasi bisa diikuti," imbuhnya.
Lebih lanjut, Cecep meminta segala proses perlu tranparansi. Sehingga publik termasuk para mahasiswa bisa mengikuti prosesnya.
Sebelumnya, muncul petisi di laman change.org yang meminta agar pihak Rektor UNJ memecat onkum dosen yang menjadi pelaku pelecehan dan kekerasan seksual. Petisi ini dibuat oleh Space UNJ.
Petisi dengan tajuk Pecat Semua Dosen Pelaku Pelecehan dan Kekerasan Seksual di UNJ! ini dialamatkan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. Lalu Dirjen Diktiristek Nizam, dan Rektor UNJ Komarudin.
Dalam petisi tersebut Space UNJ menyebut setidaknya ada lima dosen yang dilaporkan teman-temannya melakuak pelecehan seksual verbal. Termasuk salah satunya DA dosen Fakultas Teknik. (OL-7)
Komisi X juga mendorong Kemdiktisaintek dan pimpinan perguruan tinggi melakukan kajian komprehensif terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus.
Civitas akademika menyatakan ketaatan dan kepatuhan penuh kepada PPLP PT PGRI Malang yang sah di bawah kepemimpinan Drs. Agus Priyono, MM,
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Doktor Alim Setiawan Slamet resmi menggantikan Rektor IPB sebelumnya Profesor Arif Satria.
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Rektor UICI Prof Asep Saefuddin menegaskan bahwa para cendekiawan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved