Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHASISWA Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis atau yang lebih dikenal dengan Kalbis Institute Kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan memenangkan Olimpiade Akuntansi Tingkat Perguruan Tinggi bertajuk “Insect 5.0 Online Competition” yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia Jawa Barat (IAI-JaBar).
Kompetisi yang diikuti oleh puluhan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia itu, merupakan salah satu kompetisi Akuntansi yang rutin diadakan. Pada kompetisi ini Kalbis Institute diwakili oleh kakak beradik yaitu Caldy yang merupakan mahasiswa Akuntansi angkatan 2018 dan Clandy yang merupakan mahasiswa Akuntansi angkatan 2017.
Torehan itu menambah deretan panjang preestasi keduanya. Sebelumnya, kedua Caldy dan Clandy sudah beberapa kali memenangi lomba dan masuk dalam mahasiswa berprestasi di Kalbis Institute.
Baca juga : Cegah Dini Komplikasi Ginjal pada Pengidap Diabetes
“Prodi Akuntansi Kalbis Institute sangat memperhatikan perkembangan mahasiswa kami dari berbagai aspek terutama aspek softskill dan hardskill. Hardskill mahasiswa kami pertajam dengan berkolaborasi dengan organisasi profesi akuntan baik nasional maupun internasional. Sedangkan untuk aspek softskill, kami selalu menyediakan wadah bagi para mahasiswa akuntansi untuk berkembang termasuk untuk berprestasi di kancah nasional dan internasional. Salah satu bukti nyata adalah Clandy dan Caldy yang berhasil meraih juara 1 di INSECT 5.0 yang diadakan oleh IAI JABAR.” Ujar Ketua Studi Program Studi Akuntansi Kalbis Institute Budi Kurniawan.
Selain itu kedepannya juga Kalbis Institute akan terus meningkatkan kualitasnya, salah satunya dengan program internasional.
“Kalbis Institute berkomitmen penuh untuk terus menyediakan pendidikan berkualitas tinggi di Indonesia. Sebagai contoh saat ini kami sudah bekerjasama dengan International University of Applied Science dari Jerman yang terintegrasi dengan London South Bank University di Inggris, sehingga bagi mahasiswa memiliki kesempatan untuk bisa lulus dengan triple degree. Hal hal seperti itu yang terus kita tambah dan perbaiki sehingga kualitas SDM di Indonesia terus meningkat dan mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan di Indonesia.” Ujar Raymond Christantyo, Head of Branding and Communication Kalbis Institute. (RO/OL-7)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Musyawarah Nasional XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menetapkan Sugiono sebagai Ketua Umum periode 2026-2030 secara aklamasi.
Atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo melesat ke peringkat 38 dunia, membuka peluang besar menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Profil Sir Craig Reedie, tokoh penting Olimpiade dan WADA yang berperan besar dalam memerangi doping dan memajukan olahraga dunia.
Sir Craig Reedie meninggal di usia 84. Sosok kunci yang membawa bulu tangkis ke Olimpiade ini meninggalkan warisan besar bagi dunia olahraga global.
Presiden IOC Kirsty Coventry menekankan pentingnya persaingan yang setara di level Olimpiade, ketika selisih performa sekecil apa pun sangat menentukan hasil akhir.
Pendekatan lama dari program pembinaan sudah tidak lagi memadai sehingga perlu diganti dengan sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved