Sugiono Terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI 2026-2030, Siap Lanjutkan Target Pencak Silat ke Olimpiade

Khoerun Nadif Rahmat
11/4/2026 23:45
Sugiono Terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI 2026-2030, Siap Lanjutkan Target Pencak Silat ke Olimpiade
Sugiono(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030 secara aklamasi dalam Munas XVI, dengan komitmen melanjutkan prestasi serta mendorong pencak silat menuju panggung Olimpiade.

Musyawarah Nasional XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menetapkan Sugiono sebagai Ketua Umum periode 2026-2030 secara aklamasi.

Penetapan tersebut menandai kelanjutan kepemimpinan dalam upaya memperkuat posisi pencak silat sebagai cabang olahraga sekaligus warisan budaya nasional.

Dalam sambutannya, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum sebelumnya, Prabowo Subianto, atas dedikasi panjang dalam membina pencak silat di Indonesia.

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat. Satu waktu yang sangat panjang yang jika tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam, saya yakin tidak mungkin bisa tercapai,” kata Sugiono. 

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian yang telah diraih sebelumnya.

“Kami merasa begitu terhormat. Namun di sisi lain terbersit harapan besar yang diletakkan di pundak kami untuk bisa melanjutkan semua prestasi yang telah beliau torehkan," ujarnya.

Sugiono juga menekankan pentingnya memperluas peran pencak silat, termasuk dalam sistem pendidikan nasional serta upaya menembus ajang Olimpiade.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan," tegasnya.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI karena fokus pada tugas kenegaraan yang diembannya.

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI," ucap Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya atas perjalanan panjang bersama pencak silat serta memastikan tetap memberikan dukungan dari posisinya sebagai Presiden.

Dukungan terhadap pengembangan pencak silat juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia menilai cabang olahraga tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap prestasi Indonesia di ajang multievent.

“Pencak silat merupakan olahraga yang selalu mengangkat marwah Indonesia, terkhusus di multi event. Kemarin di SEA Games kita meraih empat emas," kata Erick.

Ia mendorong agar pencak silat dapat bersaing di tingkat global, sejajar dengan cabang bela diri dari negara lain.

“Bangsa lain punya taekwondo, punya Muay Thai, kenapa kita tidak bisa mendorong pencak silat ke kancah yang lebih besar," tuturnya.

Menurut Erick, pengembangan pencak silat juga berkaitan dengan potensi ekonomi dan daya saing nasional.

“Prestasi itu pasti sejalan dengan pembangunan ekonomi. Pemerintah harus hadir, swasta harus terlibat, dan ini harus menjadi gerakan bersama," tutupnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya