Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) meminta para honorer yang tidak lulus passing grade pada seleksi guru ASN PPPK tahap 1 untuk mempersiapkan diri mengikuti tes tahap selanjutnya.
"Kami mengajak guru honorer yang belum memenuhi passing grade untuk dapat memfokuskan energi serta konsentrasi untuk mengikuti kesempatan kedua dan ketiga," ujar Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud-Ristek, Anang Ristanto, kepada Media Indonesia, Kamis (7/10). Anang mengatakan bahwa para peserta bisa meningkatkan kemampuan dengan belajar dari pengalaman seleksi tahap 1.
Ada pula modul-modul pembelajaran bisa dimanfaatkan untuk memarangkan persiapan mereka. "Tingkatkan kemampuan diri dengan belajar secara lebih intensif menggunakan pembelajaran dari tes pertama dan didukung oleh modul-modul yang juga disediakan oleh Kemendikbudristek maupun modul-modul lain," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya membantu dan mendukung para honorer. Kebijakan afirmasi yang tengah dibahas merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengentaskan persoalan guru honorer di negeri ini. "Kepada semua pihak, mari kita bergerak bersama membantu perjuangan para guru honorer mengikuti seleksi ASN PPPK," tandasnya.
Adapun pelaksanaan pengumuman hasil seleksi tahap 1 akan diumumkan besok, Jumat (8/10). Direncanakan pengumuman tersebut sekaligus penyampaian kebijakan afirmasi bagi para peserta. (OL-14)
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved