Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah daerah diminta untuk menjadikan penanggulangan stunting sebagai program prioritas pembangunan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Hal itu dinilai dapat mendukung penurunan angka prevalensi stunting yang dicitakan Indonesia.
Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam Rapat Koordinasi Nasional Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting, Senin (23/8).
"Pemda hendaknya berlomba melakukan inovasi dan upaya terbaik untuk dapat menurunkan stunting. Legasi pemda adalah menjadikan setiap anak yang hadir di wilayahnya bebas dari stunting dan tumbuh menjadi manusia sehat dan produktif," ujarnya.
Baca juga: Menkes Optimistis Target Penurunan Stunting pada 2024 Tercapai
Suharso menambahkan, berdasarkan Human Capital Index (HCI) yang dirilis Bank Dunia pada 2020, Indonesia hanya memiliki indeks HCI 0,54. Angka itu terlampau jauh dibanding Singapura yang mencapai 0,88.
HCI merupakan indeks yang mengukur potensi produktivitas optimAL individu di masa depan. Salah satunya ditentukan dari peluang hidup anak hingga usia 5 tahun, kualitas dan kuantitas pendidikan serta kesehatan.
HCI Indonesia di angka 0,54 itu, kata Suharso, menggambarkan kondisi balita Indonesia saat ini hanya akan mencapai 54% dari potensi maksimalnya di masa dewasa. "Jika permasalahan ini dapat diatasi, maka generasi ke depan akan menjadi lebih produktif, berdaya saing dan cita-cita untuk meraih bonus demografi bisa tercapai," terangnya.
Untuk itu dia mengajak pemda dan pemangku kepentingan lain untuk fokus menanggulangi stunting. Apalagi dalam RPJMN 2020-2024 pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14%, hampir separuh dari posisi 2019 di angka 27,67%.
"Permasalahan stunting merupakan permasalahan multidimensional sehingga diperlukan upaya lintas sektor secara terintegrasi dari tingkat pusat, daerah, hingga desa. Kita semua memahami bahwa percepatan penurunan stunting dilakukan dengan pendekatan intervensi spesifik dan sensitif. Ibarat memanah, maka anak panah harus mengarah ke jantung persoalan. Target penurunan stunting adalah mempertajam intervensi spesifik dan sensitif," jelas Suharso.
Berdasarkan kajian Bappenas, bila intervensi spesifik seperti asi ekslusif, pemberian tambahan makanan kepada ibu hamil dan balita, dan cakupannya mencapai 90%, maka stunting dapat diturunkan dengan cepat. Hal itu kemudian dipertegas melalui Peraturan Presiden 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Baca juga: Pemberian ASI Turnkan Risio Kanker bagi Ibu Menyusui
Suharso mengatakan, Perpes tersebut menekankan pentingnya penurunan stunting dilakukan secara terintegrasi. Tiap intervensi yang dilakukan harus dapat dipastikan memberi manfaat kepada target sasaran baik di tingkat individu maupun rumah tangga.
"Untuk itu dibutuhkan koordinasi yang kuat, mulai dari perencanaan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi kegiatan. Setiap intervensi harus direncanakan, dibiayai, dan dipantau sehingga betul-betul tercapai," imbuh Suharso.
"Melalui fungsi utama perencanaan penganggaran, pemantauan dan evaluasi, kami akan terus mendukung upaya konvergensi percepatan penurunan stunting dan memastikan setiap intervensi akan mencapai target sasaran," pungkasnya. (H-3)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mewacanakan untuk menjangkau wilayah hulu dengan melibatkan pemerintah daerah penyangga dalam pembasmian ikan invasi Sapu-sapu.
Apkasi memandang pentingnya membangun komunikasi yang hangat dan solutif antara daerah dan pusat guna memastikan kebijakan nasional selaras dengan realitas di lapangan.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyebut saat ini ada sekitar 60 proposal pembukaan kawasan transmigrasi baru yang diajukan pemerintah daerah.
Sedangkan per hari ini, Gubernur Kalimantan Selatan menegaskan tidak akan menerapkan WFH.
Dalam kurun waktu tersebut, imbuhnya, pemda terlihat masih gencar melakukan penambahan pegawai, baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Meski begitu ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pengentasan TB. Namun program eliminasi TB harus dipantau agar implementasinya optimal.
UU PPRT telah membuka pintu, tetapi taruhannya ada pada peraturan pemerintah.
Indonesia hadapi krisis guru akibat gelombang pensiun besar-besaran. Kekurangan guru mencapai 1,3 juta orang sementara lulusan PPG belum mencukupi.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan, optimalisasi potensi zakat menjadi salah satu amanat Presiden yang perlu segera diwujudkan.
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan perempuan sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku utama dalam pembangunan.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved