Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan perlu meningkatkan strategi inovasi teknologi untuk mewujudkan Indonesia tangguh dan tanggap bencana.
"Untuk mengurangi kerentanan dan potensi risiko ini, perlu dilakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas melalui program penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan teknologi pada bidang kebencanaan," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam Webinar Kebijakan dan Strategi Riset serta Inovasi Teknologi Kebencanaan di Jakarta, Kamis.
Ekosistem inovasi teknologi kebencanaan sudah harus mulai mengubah paradigma dan semakin sadar akan isu penting mengenai pengembangan teknologi sistem peringatan dini multi ancaman berbasis komunitas, peramalan berbasis dampak (impact-based forecasting), peringatan berbasis risiko (risk-based warning), dan sistem peringatan multi ancaman (global multi-hazard alert system).
Hammam menuturkan pascapembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dibutuhkan adanya kebijakan dan strategi yang terfokus di bidang riset kebencanaan dalam rangka meneruskan upaya pengembangan riset dan inovasi teknologi kebencanaan di Indonesia yang tepat guna dan berdaya saing di masa datang.
Baca juga : AE06-APAEC 2016-2025 Tahap II Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan
Tantangan ke depan adalah mendorong keterlibatan dan keberterimaan hasil-hasil riset dan inovasi teknologi kebencanaan Indonesia dalam agenda Prioritas Riset Nasional dan inovasi nasional dan global untuk pengurangan risiko multi ancaman bencana.
Hammam mengatakan peningkatan frekuensi bencana di Indonesia mengakibatkan kerugian berupa perlambatan ekonomi, sedangkan pemerintah di masa pandemi ini memiliki program besar untuk melakukan pemulihan ekonomi di semua sektor.
"Oleh karenanya, kita bersama harus berusaha untuk memprediksi bencana bahkan meminimalisir dampaknya," tuturnya.
BPPT melakukan pengembangan teknologi kebencanaan di Tanah Air antara lain dalam penerapan Sistem Peringatan Dini Bencana Tsunami (Indonesia Tsunami Early Warning System/InaTEWS), teknologi modifikasi cuaca, dan penerapan kecerdasan artifisial dalam upaya penanggulangan tsunami serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Ant/OL-7)
KERUGIAN materiel akibat bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai sekitar Rp5 miliar. Berbagai bencana terjadi kurun tiga bulan atau selama periode Januari-Maret tahun ini.
Sejumlah siswa SDN Supiturang 02 mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas madrasah diniyah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Banjir melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 79 rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 yang terjadi pada Kamis (9/4).
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Hal yang harus dilakukan adalah menjalin kerja sama antar negara.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengerjakan berbagai tugas dan memecahkan masalah.
"Tuntutan kita tidak banyak. Di masa pandemi seperti ini tentunya kita sangat keberatan adanya pemutusan kontrak. Kita tidak menuntut pesangon, kita hanya minta dipekerjakan kembali."
Handoko menyebut bahwa dalam kontrak yang ditandatangani para awak sudah tertera kesepakatan itu. Para awak juga bisa memutus atau mengakhiri kontrak mereka secara sepihak.
Satu unit teknologi Arsisnum diperuntukkan bagi Rumah Singgah Gelora Serayu Banyumas, sebuah rumah yang digratiskan bagi keluarga pasien yang menunggu di RS.
Saat ini operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) sedang berlangsung di Kalimantan Barat sejak 17 September 2021
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved