Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang masih belum menyadari bahaya hipertensi atau penyakit darah tinggi.
Untuk memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang tahun ini bertemakan “Cegah dan Kendalikan Hipertensi dengan Tepat untuk Hidup Sehat Lebih Lama”.
Terkait Hari Hipertensi Sedunia, PT Omron Healthcare Indonesia, perusahaan monitor kesehatan di rumah dan teknologi kesehatan, mengadakan media briefing virtual untuk mendorong masyarakatmencegah dan mengendalikan hipertensi melalui pemantauan tekanan darah secara mandiri.
Hipertensi, yang juga disebut the silent killer, sering terjadi tanpa keluhan dan baru diketahuisetelah terjadi komplikasi.
“Prevalensi hipertensi selama ini dianggap hanya terjadi dikalangan pasien berusia 60 tahun ke atas,” ujar Tomoaki Watanabe, Director, Omron Healthcare Indonesia dalam keterangan pers Jumat (4/6).
“Namun beberapa tahun terakhir, penyakit yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner itu sering ditemui pada usia yang relatif lebih muda,” kata Tomoaki.
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi hipertensi pada kelompokusia 25-34 tahun mencapai 20% dan pada kelompok usia 35-44 tahun mencapai 34%.
Menurut Yayasan Jantung Indonesia (YJI), hipertensi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner.
Kondisi ini tidak hanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia tapi jugamilenial, yakni generasi yang lahir antara tahun 1981 dan 1996.
Kenaikan prevalensi hipertensi pada milenial ini berhubungan erat dengan pola hidup tidaksehat, stres, dan kemajuan teknologi yang mengurangi aktivitas fisik.
Stres dipicu oleh banyakfaktor seperti tuntutan pekerjaan, selain juga pandemi Covid-19.
Studi Blue Cross Blue Shield Association menemukan bahwa 92% milenial menganggap Covid-19 telahberdampak negatif terhadap kesehatan mental mereka.
Tak hanya itu, hipertensi patut diwaspadai sebagai komorbid atau penyakit penyerta teratas yang mengikutipenderita Covid-19.
Menurut data yang dihimpun oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 1 Juni 2021, tiga besar komorbid tertinggi yang ditemukan pada pasien Covid-19 adalah hipertensi (50 %), Diabetes Melitus (36.6 %), penyakit jantung (17,4%).
Jangan lupa, hipertensi adalah kontributor utama pada penyakit jantung, stroke dan penyakitginjal kronik.
Dalam media briefing virtual, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin juga menegaskan bahwa hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak hanya bisamenyerang mereka yang lanjut usia tetapi juga bisa menyerang generasi muda atau milenial.
“Kenaikan prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan penyakit jantung iniberhubungan erat dengan pola atau gaya hidup,” jelasnya.
“Pola hidup antara lain merokok, konsumsi minumanberalkohol, rendahnya aktivitas fisik, rendahnya konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah, serta tingginya konsumsi gula garam dan lemak,” kata Esti .
“ Yang paling utama selain menghindaripola hidup tidak sehat adalah kita juga melalukan pengukuran tekanan darah secara rutinsehingga bisa mencegah atau setidaknya dan mengendalikan hipertensi,” tuturnya.
Di sisi lain, ahli jantung dan pemerhati pipertensi dr. Badai Bhatara Sp.JP, FIHA, MM, menambahkan bahwa hipertensi akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sampai dua kali, risiko gagal jantung satu setengah kali dan stroke dua koma enam kali lipat
“Kita harusmenumbuhkan kesadaran diri untuk melakukan cek kesehatan, melakukan pengukurantekanan darah secara rutin, dan mencegah serta mengendalikan hipertensi dengan memodifikasi gaya hidup seperti rajin berolahraga juga membatasi asupan garam,” ujar dr.Badai yang juga staf di divisi prevensi dan rehabilitasi, departemen kardiologi dan kedokteran vaskular, FK Unpad.
Pemantauan tekanan darah bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Untuk memenuhi hal itu, Omron telah merancang berbagai monitor tekanan darah (blood pressure monitoring) yang sesuai untuk penggunaan di rumah dengan akurasi tinggi, nyaman digunakan.
Monitor tekanan darah memiliki fitur-fitur canggih seperti konektivitas Bluetooth untuk berbagi data secara real time dengan dokter,menjadikan perangkat ini sempurna untuk mengukur tekanan darah di rumah, bahkan oleh pengguna baru.
Namun Tomoaki menyarankan untuk berkonsultasi ke tenaga medis sebelum menggunakan perangkat monitor kesehatan apa pun. (Nik/OL-09)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved