Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada hari Kamis tanggal 13 Mei 2021. Penetapan tersebut berdasarkan metode hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Haedar menyampaikan Idul Fitri tahun ini masih dalam keadaan musibah covid-19, yang persebarannya belum landai. Karenanya, bangsa Indonesia harus gigih dalam mengatasi pandemi ini dengan usaha yang maksimal.
"Setiap muslim diajarkan menyikapi musibah dengan kekuatan iman, sabar, dan ikhtiar," kata dia di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (10/5).
Baca juga: KH Embay Mulya Syarief: Islam Agama Peduli Sosial
Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, Oman Faturahman, menambahkan, penetapan tanggal 1 Syawal berdasarkan perhitungan hisab hakiki dengan wujudul hilal.
Pada Rabu (12/5), ijtima antara bulan dan matahari terjadi pada pukul 02.03 WIB. Pada hari itu, matahari terbenam pukul 17.29 WIB.
Pada saat matahari terbenam, tinggi bulan 5' 31". Artinya, ketika matahari terbenam, bulan masih di atas ufuk, belum terbenam.
"Sesuai dengan kriteria wujudul hilal, esoknya hari Kamis (13/5) ditetapkan sebagai tanggal 1 Syawal 1442 H," kata dia.
Ia menyebut ada tiga parameter hisab hakiki wujudul hilal yang harus dipenuhi.
Pertama, harus sudah terjadi ijtima. Ia menyebut, syarat 1 bulan adalah konjungsi satu bertemu dengan konjungsi selanjutnya.
Kedua, ijtima harus terjadi sebelum matahari terbenam. Ketiga, saat terbenam matahari, bulan belum terbenam, masih di atas ufuk. (OL-1)
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved