Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan siklon tropis Seroja mulai menjauhi dari wilayah Indonesia. Kendati demikian dibeberapa daerah diprediksi masih akan terjadi hujan angin.
"Saat ini siklon Seroja berada di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah yang bergerak ke barat daya dengan kecepatan 19 km/jam menjauhi wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Efa Aseftiani yang disampaikan pada akun media sosial instagram milik BMKG, Sabtu (10/4).
Efa melanjutkan, hal ini cukup berdampak baik bagi kondisi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membuat cuaca cerah hingga cerah berawan dimana hal ini cukup kondusif untuk proses evakuasi dan penyaluran bantuan bagi korban banjir bandang di wilayah NTT akibat siklon tropis Seroja.
Sementara itu, siklon tropis Odette juga terpantau menjauhi Indonesia yang mana saat ini berada di wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa Barat yang bergerak ke timur laut dengan kecepatan 20 km/jam.
Hal ini cukup berdampak bagi kondisi di wilayah Indonesia dan juga tinggi gelombang laut di wilayah perairan Indonesia. "Gelombang laut terpantau tinggi yakni mencapai 4-6 meter yang diperkirakan terjadi sepanjang Samudera Hindia Selatan, Jawa hingga Bali," lanjut Efa.
Selain berdampak pada tinggi gelombang laut, kondisi ini berdampak pula pada kondisi cuaca di wilayah Indonesia, terdapat hujan dengan angin kencang dan kilat di wilayah DKI Jakarta, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan wilayah Maluku Utara.
Kondisi ini juga perlu diwaspadai karena terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat, petir dan angin kencang yang diperkirakan di wilayah Aceh, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kaliman Utara, Kalimantan Tengah, Kaliman Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengahm Sulawesi Barat, Maluku, Papua dan Papua Barat.(H-1)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved