Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH sudah mengamankan 4 jenis vaksin untuk program vaksinasi di Indonesia. Dari 4 jenis vaksin tersebut, diperkirakan 275 juta dosis akan diperoleh Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pemerintah terpaksa mengamankan segera vaksin-vasik tersebut meski belum di-approve Badan POM. Pasalnya, kapasitas vaksin global sangat terbatas untuk memenuhi 70% populasi dunia. Di samping itu, negara-negara maju pun sudah memesan jutaan dosis vaksin dari sejumlah perusahaan farmasi.
"Kita terpaksa lakukan ini karena negara maju udah ijon duluan. Jadi kalau kita nunggu approval-nya, begitu di-approve udah di-book sama dia (negara maju) 2-3 tahun," ungkapnya dalam webinar Universitas Padjajaran (Unpad), Sabtu (9/1).
Budi menyebut bahwa pilihan tersebut memang tidak ideal. Namun itu merupakan pilihan terbaik dari semua alternatif yang ada. Apalagi, Presiden meminta untuk segera menyelesaikan program vaksinasi dalan 12 bulan atau menurut tagert Menkes sekutar 15 bulan.
"Ini bukan pilihan yang ideal tapi pilihan terbaik dari alternatif yang ada. Kalau kita pilih vaksinnya cuma 2 tapi selesainya 3 tahun percuma juga, karena belum tentu vaksin punya daya tahan 3 tahun," ujarnya.
Dijelaskan Menkes, kapasitas produksi vaksin dunia sekitar 6,2 miliar dosis. Angka tersebut tidaklah cukup dibandingkan dengan populasi yang mencapai 7,8 miliar orang atau 70% dari populasi dunia untuk menerima vaksin yakni sekitar 5,5 miliar orang.
Baca juga: WHO Ungkap Mandeknya Distribusi Vaksin Covid ke Negara Miskin
Belum lagi, setiap orang harus menerima 3 kali vaksinasi, sehingga dosis yang dibutuhkan mencapai 11 miliar. Kapasitas produksi per tahun sebanyak 6,2 miliar pun termasuk untuk vaksin penyakin lain seperti polio, campak, ubela dan lain-lain.
Lantas, target Indonesia untuk bisa memvaksinasi 70% populasi sangatlah mendesak. Mengingat, negara-negara maju pun sudah bergerak lebih dulu.
"Problemnya negara-negara maju pinter, mereka udah ijon duluan. Jadi by November seingat saya itu sudah ada angka 4,7-4,8 miliar dosis yang diijon oleh negara maju. Seingat saya itu Kanada udah book 4 kali populasi, Amerika itu 5 kali populasi, Inggri mungkin juga beberap kali populasi mereka udah duluan ijon. Sehingga 4,7 miliar itu sekitar 1,5 tahun produksi vaksin dunia udah diijon duluan ke depan sama negara-negara maju," jelas Budi.
Dia menambahkan, bahwa dalam membeli vaksin faktor geopolitikal juga berpengaruh. Oleh karenya Indonesia tidak membeli vaksin dari Tiongkok saja, tetapi menyebar ke perusahaan-perusahaan di negara lain.
"Kita beli 4 jenis vaksi dari 3 jurisdiksi dunia berbeda karena ada geopolitikal presure juga. Kalau kita ambil salah satu, yang lain marah, nanti dijelek-jelekin gitu. Kan permainannya udah di level dunia," tandasnya.(OL-4)
Duel penentuan Grup C Piala Uber 2026 antara Indonesia dan Taiwan berlangsung ketat. Hingga dua partai awal, kedudukan imbang 1-1 dalam laga yang digelar di Horsens.
PARA pecinta astronomi di Indonesia yang melewatkan puncak hujan meteor Lyrids masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan fenomena langit lainnya Hujan meteor Pi Puppid
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Indonesia menegaskan pentingnya menjaga keamanan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran internasional yang aman dan terbuka sesuai hukum internasional.
Indonesia resmi menambah wilayah seluas 127,3 hektare di Pulau Sebatik usai kesepakatan batas darat dengan Malaysia. Pemerintah siapkan Rp86 miliar untuk PLBN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved