Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid 19 yang menjadi salah satu penyebab anjloknya perekenomian nasional tidak lantas membuat kita harus pasrah. Banyak sisi lain bahkan adanya peluang baru bagi pembangunan perekonomian diantaranya yang dilakukan Universitas Trilogi melalui Fakultas Bio Industri.
Fakultas Bio Industri Universitas Trilogi yang sejak awal berdiri telah fokus pada usaha membangun semangat teknososiopreneur para mahasiswa. Bahkan ketika pandemi hadir di Indonesia upaya tersebut semakin terus digalakkan. Diantaranya menghadirkan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) melalui PPKWB (Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri).
“Meskipun pandemi covid-19 belum usai kami terus memacu mahasiswa meningkatkan semangat kewirausahaan.. Tujuannnya menumbuhkan semangat sehingga muncul para pelaku usaha baru yang secara paralel akan turut serta mendorong perekenomian nasional”, kats Maulidian, inisiator sekaligus penanggung jawab Program PPKWB 2020.
Dosen Agribisnis Universitas Trilogi itu, menjelaskan pola pengembangan semangat kewirausahaan yang mereka bangun melalui PPKWB ini. Hal pertama yang diinternalisasikannya adalah dengan menumbuhkan atmosfir berpikir kreatif.
“Hal pertama yang dilakukan sebelum para tenant binaan dari PPKWB menghasilkan proposal bisnisnya dengan menstimulasi berpikir kreatif. Sehingga mereka para tenant tidak hanya mampu melihat celah pasar yang secara eksplisit berdampak pada peluang keuntungan, juga mampu berpikir tentang usaha yang mereka rintis mempunyai dampak sosial yang luas,” jelas owner saus keju prebiotic ‘chessin’ yang bernaung pada CV. Mamifood Sukses Abadi itu.
Baca juga : Genjot Sarana Kampus, UBM Tower Dipancangkan
Tim PPKWB juga digawangi Inanpi Hidayati Sumiasih, Mutiara Dewi P. K., dan Hermawan Seftiono. Usaha tim ini kemudian membuahkan hasil. Setidaknya untuk tahun ini saja terdapat 30 mahasiswa yang tergabung dalam program kewirausahaannya. Sementara itu sudah puluhan jumlah produk yang dihasilkan. Selain nama-nama produknya yang unik, produk-produk mereka juga terus bertahan dan mulai melakukan perluasan pasar.
Diatara beberapa produk tersebut adalah Burgernesia, yaitu burger nasi dengan teknik pembuatan melalui Fussion Food. Ada juga Roti Karkus, Pyong Kicthen, Francis Jam dan lain sebagainya. Untuk diketahui, berbagai produk ini dihasilkan dengan memanfaatkan teknologi bidang pangan terkini.
“Sesuai dengan tujuan kita ingin melahirkan para teknososiopreneur, maka setiap produk yang mereka buat juga harus memanfaatkan cara kerja dari teknologi terkini, termasuk diantaranya teknologi pangan,” ujar Maulidian.
Dalam menjalankan kegiatannya, PPKWB mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui pendanaan Hibah Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristek/BRIn melalui program PPK. Melalui program ini, pemerintah berharap kampus tidak hanyamenghasilkan para lulusan juga mencetak para wirausaha atau entrepreneur baru. (OL-7)
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved