Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TARGET penurunan angka stunting di Indonesia harus terus digenjot agar dapat mencapai 14% pada 2024. Salah satu langkah yang ditempuh ialah menyiapkan insentif
kepada daerah yang sukses menurunkan angka stunting.
Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Subandi Sardjoko mengungkapkan hal itu dalam Rapat
Virtual Mengukur Keberhasilan Pengentasan Kemiskinan di Tahun 2020, Kamis (10/9).
Subandi menyampaikan, rencana insentif itu telah dimasukkan rancangan peraturan presiden (perpres) penurunan stunting. “Perpres itu nantinya akan mengoordinasikan
sumber daya yang ada sehingga intervensi terhadap indikator penurunan stunting benar-benar sampai ke masyarakat,” bebernya.
Selain insentif, beberapa hal yang didorong dalam perpres nanti ialah dashboard untuk melihat capaian penurunan angka stunting di tiap-tiap daerah, pemanfaatan
dana desa, serta komitmen pejabat daerah.
Prevalensi stunting Indonesia pada 2018 sebesar 30,8% dan turun menjadi 27,67% pada 2019, tetapi masih jauh di atas standar WHO sebesar 20%. Untuk bisa
mencapai target 14% seperti yang diminta Presiden Joko Widodo, penurunan angka stunting harus di bawah 680 ribu anak.
“Saya berharap nanti langkahlangkah kita akan lebih konkret dan bisa betul-betul memenuhi target,” kata Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Muhadjir Effendy, yang juga Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting.
Untuk diketahui, pemerintah telah membentuk tim percepatan penurunan stunting dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertindak selaku Ketua Pengarah, dan
Menko PMK Muhadjir Effendy sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, pelaksana terdiri dari Menteri PPN/Kepala Bappenas dan anggota para menteri/kepala lembaga dari
22 kementerian/lembaga yang dibantu tim yang terdiri dari para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama. (Bay/H-2)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved