Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR kependudukan Universitas Gadjah Mada, Prof Muhadjir Darwin mengatakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) harus menggiatkan keluarga berencana untuk mengantisipasi baby boom akibat banyaknya kegiatan masyarakat di rumah saat pandemi Covid-19. Menurut dia, tingginya angka kehamilan pada masa pandemi saat ini masuk akal.
"Lockdown ini kan akibatnya orang tidak bisa kemana-mana, hanya di rumah. Akibatnya, rekreasi yang bisa dilakukan hubungan seks dengan pasangan," jelas Darwin, Senin (4/5) .
Kehamilan di luar rencana bisa terjadi kalau kesadaran terhadap pengendalian lemah dan tidak adanya ketersediaan alat kontrasepsi di rumah. Ia melihat, tingginya angka kehamilan disebabkan oleh lemahnya program KB pascapemerintahan Presiden Soeharto.
Untuk mengantisipasinya ke depan, ia berharap, BKKBN lebih proaktif dalam menyosialisasikan program KB ke masyarakat. "Ini pekerjaan rumah bagi BKKBN agar tidak terlambat melakukan antisipasi," kata Darwin.
BKKBN, lanjut dia, mempunyai struktur yang besar untuk melakukan sosialisasi. Cara sosialisasi pun harus lebih inovatif karena model pengumpulan massa tidak mungkin dilakukan.
Sosialisasi yang bisa dilakukan, misalnya lewat online. Selain itu, petugas lapangan KB (PLKB) harus lebih difungsikan. Mereka datang ke pendududuk, satu persatu, yang menjadi akseptor KB.
Selain sosialisasi, mereka harus menjaga ketersediaan alat kontrasepsi pada pengguna program KB. Pasalnya, ada pula kekhawatiran masyarakat datang ke fasilitas kesehatan untuk memgakses program KB karena pandemi Covid-19. "Dengan cara itu, saya harap tingkat kehamilan bisa dibatasi," jelasnya. (R-1)
Survei Sun Life 2026 mengungkap 57% perempuan Indonesia abaikan kesehatan demi keluarga. Simak tantangan finansial dan beban sandwich generation di sini.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diajak untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan mengurangi paparan gawai.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved