Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan Nahdlatul Ulama bahwa tugas organisasi Islam terbesar di Indonesia itu dalam merawat moderasi semakin berat. Karena itu, NU harus lebih kuat.
Wapres mengatakan hal itu saat menghadiri peluncuran Koin Muktamar dalam momentum hari lahir ke-94 NU di Gedung PBNU, Jakarta, kemarin. Menurutnya, pada usia hampir satu abad, NU menjadi organisasi besar dengan tugas yang semakin berat.
Salah satu tugas tak ringan yang mesti dipikul NU, jelas Ma’ruf, merawat moderasi karena saat ini muncul berbagai macam paham, seperti radikalisme dan terorisme.
“Sebagai organisasi yang lahir dari pemetaan pemikiran-pemikiran, NU menjadi organisasi dengan cara berpikir yang moderat dan dinamis. Tidak tekstual tidak liberal. Dinamis tidak konservatif, tetapi juga tidak liberal,” tutur Wapres.
Model pemikiran itu, imbuhnya, harus terus dikembangkan dan dijaga untuk menghalau banyaknya cara berpikir yang radikal dan penafsiran agama yang menyimpang. Sebagai organisasi yang lahir dalam kancah perjuangan bangsa, NU juga mengusung prinsip cinta Tanah Air ialah sebagian dari iman.
Di samping itu, sebagai organisasi yang dipengaruhi gerakan kebangkitan perdagangan, NU punya semangat dalam mengembangkan kemampuan ekonomi umat. “NU harus lebih kuat ke depan. Pemerintah memberikan peluang besar kepada seluruh masyarakat, pengusaha, ormas untuk ikut terlibat,” tutur Wapres.
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengatakan NU akan terus mengukuhkan langkah-langkah kemandirian yang berakar pada tiga embrio. Pertama, tahswirul afkar sebagai pergerakan di bidang dinamisasi pemikiran.
Kedua, nahdlatut tujjar sebagai pergerakan di bidang revitalisasi ekonomi. Ketiga, nahdlatul wathan sebagai pergerakan di wilayah internalisasi ideologi ahlussunnah wal jamaah yang berwawasan kebangsaan dan nasionalisme.
Ketiga embrio pergerakan tersebut, tandas Said, menjadi landasan utama berdirinya NU. Selain itu, pilar intelektual, ekonomi, dan nasionalisme mengukuhkan bangunan NU.
NU didirikan pada 31 Januari 1926 di Jalan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, dan dideklarasikan oleh KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, serta kiai yang lain. Peringatan hari lahir ke-94 didahului khotmil qur’an, istigasah, tahlil, serta peletakan batu pertama dimulainya perluasan Gedung PBNU. (Ind/X-8)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved