Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan mengubah pola penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mulai tahun ini dari sebelumnya melalui pemerintah daerah, kini langsung disalurkan ke sekolah.
Sekretaris Jenderal Kemenrterian Pendidikan dan Kebudayaan Ainum Naim mengatakan, kebijakan penyaluran langsung ke sekolah dinilai lebih efektif karena dana akan langsung sampai kepada pihak yang berkepentingan.
“(Penyalurannya) dari Kementerian Keuangan langsung ke sekolah. Ini supaya lebih efisien dan lebih cepat tersalur karena jalunya langsung,” kata Ainun saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (15/1).
Baca juga ; Pengawasan Pemanfaatan Dana BOS Diperketat
Dalam proses penyaluran, Kemendikbud akan berkolaborasi dengan Kemenkeu lewat pemberian data sekolah untuk menentukan jumlah dana yang dibutuhkan. Sedangkan Pemda berperan untuk mengawasi kinerja sekolah dengan penggunaan dana BOS.
“Sekolah-sekolah sekarang di bawah pemerintah daerah, SD dan SMP untuk Kabupaten dan SMA untuk Provinsi. Mereka memoniter terkait kinerja sekolah,” ujarnya.
Sedangkan terkait pengawasan dalam pengelolaan dana BOS ke depannya, Ainun mengatakan, sudah ada perangkat-perangkat yang bertugas untuk mengawasi.
“Di Kementerian tentu ada guideline, kemudian ada Inspektorat di daerah-daerah juga ada inspektorat daerah untuk mengawasi nanti,” tandasnya. (OL-7)
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.
Karya bertajuk “Penulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak” tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor MURI.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved