Pria Singapura Ditangkap Usai Bocorkan Film ‘The Legend of Aang: The Last Airbender’, Terancam 7 Tahun Penjara

Nadhira Izzati A
26/4/2026 01:00
Pria Singapura Ditangkap Usai Bocorkan Film ‘The Legend of Aang: The Last Airbender’, Terancam 7 Tahun Penjara
Ilustrasi.(Dok.NogginComics)

SEORANG pria berusia 26 tahun di Singapura ditangkap akibat diduga menjadi otak di balik kebocoran film animasi terbaru Paramount+, The Legend of Aang: The Last Airbender.

Penangkapan ini dikonfirmasi setelah kepolisian setempat menyita sejumlah perangkat elektronik yang berisi salinan digital film yang belum dirilis tersebut. 

Tersangka diduga memperoleh akses jarak jauh secara ilegal ke sebuah server media untuk mengunduh film tersebut sebelum akhirnya didistribusikan secara luas di platform X dan 4chan.

Kasus ini menjadi sangat serius karena kebocoran terjadi berbulan-bulan sebelum jadwal rilis resmi pada Oktober 2026 mendatang. 

Di Singapura, akses tidak sah ke materi komputer membawa konsekuensi hukum yang berat dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun, denda hingga $50.000 USD (sekitar Rp862 juta), atau keduanya. 

Kebocoran ini mulai terdeteksi setelah sebuah akun X dengan nama @ImStillDissin mengunggah cuplikan film pada 12 April lalu. Dalam unggahannya yang telah dilihat lebih dari 31 juta kali, pelaku mengklaim bahwa pihak Nickelodeon secara tidak sengaja mengirimkan email berisi "seluruh film Avatar Aang" kepadanya.

Namun, klaim tersebut dipatahkan oleh investigasi awal yang menunjukkan adanya peretasan server secara sengaja. Hanya dalam waktu sehari, video-video tersebut menyebar ke situs lain, termasuk forum 4chan. 

Menurut laporan The Hollywood Reporter, film lengkap tersebut bocor pada 13 April melalui akun lain yang juga diidentifikasi berbasis di Singapura.

Kebocoran ini merupakan pukulan telak setelah menempuh perjalanan produksi selama empat tahun. “Sangat memilukan melihat cuplikan dari The Legend of Aang: The Last Airbender bocor secara online. Kebocoran ini bukan berasal dari Flying Bark,” kata juru bicara Flying Bark Productions, studio animasi asal Australia yang bermitra dalam produksi film tersebut.

Kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh Animator Julia Schoel melalui akun X miliknya mengecam tindakan pembocoran tersebut.

"Kami mengerjakan film Aang selama bertahun-tahun dengan harapan bahwa kami akan dapat merayakan semua kerja keras kami di bioskop... hanya untuk melihat orang-orang tanpa perasaan membocorkan film tersebut dan menyebarkan potongan gambar kami di Twitter seperti permen," tulis Schoel.

Meskipun pembajakan sering terjadi di media sosial, kebocoran seluruh isi film secara utuh jauh sebelum tanggal rilis merupakan peristiwa yang sangat jarang terjadi. 

Aktris Michaela Jill Murphy, pengisi suara asli Toph Beifong, bahkan secara terbuka meminta para penggemar untuk menghindari bocoran tersebut demi menghormati karya para seniman. 

Film yang dibintangi oleh Dave Bautista, Steven Yeun, dan Eric Nam ini kini tetap dijadwalkan tayang pada 9 Oktober mendatang di Paramount+. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya