Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM jagat Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami, pertanyaan mengenai siapa yang lebih unggul antara Satoru Gojo dan Ryomen Sukuna akhirnya terjawab dalam arc Shinjuku Showdown. Duel ini bukan sekadar pertarungan fisik, melainkan adu kecerdasan taktik dan pemahaman mendalam tentang energi kutukan.
Pertarungan ini terjadi setelah Satoru Gojo bebas dari Prison Realm. Sebagai penyihir terkuat di era modern, Gojo adalah satu-satunya harapan kemanusiaan untuk menghentikan Ryomen Sukuna, Raja Kutukan yang telah mengambil alih tubuh Megumi Fushiguro. Lokasi pertarungan dipilih di reruntuhan Shinjuku, memberikan panggung megah bagi kedua entitas yang kekuatannya setara dengan bencana alam.
Kedua petarung mengeluarkan seluruh gudang senjata mereka dalam duel yang menghancurkan sebagian besar wilayah Shinjuku.
Setelah pertukaran serangan yang brutal, Satoru Gojo sempat terlihat unggul setelah berhasil meledakkan Hollow Purple jarak dekat. Namun, Sukuna berhasil mempelajari cara Mahoraga menembus Infinity. Mahoraga tidak hanya beradaptasi dengan teknik Gojo, tetapi mengubah target serangannya dari "Gojo" menjadi "ruang tempat Gojo berada".
Sukuna meniru prinsip ini dan meluncurkan World Cutting Slash. Satoru Gojo terbunuh dalam pertarungan ini dengan kondisi tubuh terbelah menjadi dua. Meskipun gugur, Gojo memberikan dampak kerusakan permanen pada Sukuna yang memudahkan penyihir lain untuk melanjutkan perlawanan. (Z-4)
Hingga saat ini, pihak MAPPA Studio maupun komite produksi Jujutsu Kaisen belum memberikan tanggal rilis spesifik untuk Season 4.
Sebagai kelanjutan langsung dari peristiwa di Shibuya Incident dan awal Culling Game, Season 4 diprediksi akan menjadi babak paling intens bagi Yuji Itadori dan kawan-kawan.
Kekuatan utama Toji berasal dari fenomena yang disebut Heavenly Restriction (Pembatasan Surgawi). Berbeda dengan penyihir lain yang mengandalkan energi kutukan
Toji lahir di klan Zenin, salah satu dari tiga keluarga penyihir paling berpengaruh di Jepang. Namun, ia lahir dengan kondisi Heavenly Restriction (Pembatasan Surgawi) yang ekstrem
Culling Game adalah permainan eliminasi yang melibatkan para pengguna energi kutukan di seluruh Jepang. Permainan ini dipicu oleh Kenjaku setelah peristiwa Shibuya Incident.
Penambahan aturan ini menjadi kunci strategi bagi protagonis seperti Itadori Yuuji dan Megumi Fushiguro untuk menyelamatkan Tsumiki serta menghentikan pertumpahan darah.
Dalam duel domain, Gojo menunjukkan kejeniusan taktis dengan mengubah kondisi penghalang Unlimited Void. Ia mampu memperkecil ukuran domainnya untuk meningkatkan densitas
Sukuna berhasil mengeksekusi tebasan yang tidak lagi mengincar objek, melainkan memotong realitas ruang itu sendiri. Kejadian di Chapter 236 ini mengejutkan dunia karena memperlihatkan
Miwa sering kali dianggap sebagai penyihir yang tidak memiliki bakat alami yang menonjol. Meskipun ia menguasai New Shadow Style: Simple Domain
Sukuna yang sedang menguasai tubuh Yuji Itadori bertarung melawan Megumi. Alih-alih membunuhnya dengan cepat, Sukuna justru terhenti ketika melihat Megumi bersiap mengeluarkan
Gojo Satoru tewas karena ia tidak menduga bahwa Sukuna bisa memperluas skala serangannya. Bagi Infinity, serangan yang mengincar objek akan selalu terhalang oleh jarak tak terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved