Ini Hubungan Megumi dan Toji Fushiguro di Jujustu Kaisen

Reynaldi Andrian Pamungkas
20/4/2026 23:10
Ini Hubungan Megumi dan Toji Fushiguro di Jujustu Kaisen
Megumi Fushiguro dan Toji Fushiguro(Doc IMDB)

Dalam semesta Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami, hubungan antara karakter sering kali digambarkan dengan nuansa yang kelam, kompleks, dan penuh tragedi. Salah satu dinamika yang paling menarik perhatian penggemar adalah hubungan antara Megumi Fushiguro dan ayahnya, Toji Fushiguro. Meskipun keduanya jarang berinteraksi di layar, ikatan darah dan keputusan masa lalu Toji membentuk garis takdir Megumi sebagai penyihir jujutsu tingkat tinggi.

Siapa Sebenarnya Toji Fushiguro?

Toji lahir di klan Zenin, salah satu dari tiga keluarga penyihir paling berpengaruh di Jepang. Namun, ia lahir dengan kondisi Heavenly Restriction (Pembatasan Surgawi) yang ekstrem, di mana ia sama sekali tidak memiliki energi kutukan (Cursed Energy). Sebagai gantinya, ia memiliki kekuatan fisik, kecepatan, dan indra yang melampaui manusia biasa.

Karena diskriminasi di klan Zenin terhadap mereka yang tidak memiliki energi kutukan, Toji meninggalkan keluarga tersebut dan membuang nama Zenin. Ia kemudian menikah dengan seorang wanita dari keluarga Fushiguro dan mengambil nama belakang istrinya, menjadi Toji Fushiguro. Dari pernikahan inilah Megumi lahir.

Mengapa Megumi Tidak Mengenal Ayahnya?

Hubungan Megumi dan Toji bisa dibilang sangat renggang. Setelah ibu Megumi meninggal dunia, Toji merasa kehilangan arah. Ia menjadi seorang pembunuh bayaran (Sorcerer Killer) dan hidup berpindah-pindah. Megumi tumbuh tanpa ingatan yang jelas tentang sosok ayahnya, bahkan ia sempat menganggap ayahnya adalah pria tidak bertanggung jawab yang menelantarkannya.

Faktanya, Toji memang membuat keputusan kontroversial dengan "menjual" Megumi ke klan Zenin. Namun, motif di balik tindakan ini sangat berlapis. Toji tahu bahwa Megumi mewarisi teknik kutukan langka klan Zenin, yaitu Ten Shadows Technique. Dengan menjualnya, Toji secara tidak langsung memastikan Megumi mendapatkan perlindungan dan sumber daya dari klan besar, meskipun ia sendiri membenci klan tersebut.

Pertemuan Kembali di Insiden Shibuya

Salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Jujutsu Kaisen adalah ketika Toji dibangkitkan kembali melalui teknik medium saat Insiden Shibuya. Dalam keadaan tidak terkendali dan hanya didorong oleh insting bertarung, Toji akhirnya berhadapan langsung dengan Megumi.

Pertarungan tersebut menunjukkan perbedaan kekuatan yang masif, namun di akhir duel, Toji mendapatkan kembali kesadarannya sejenak. Ia bertanya kepada Megumi, "Siapa namamu?". Ketika Megumi menjawab "Fushiguro", Toji tersenyum dan berkata, "Baguslah kalau begitu," sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri untuk melindungi putranya. Momen ini membuktikan bahwa meskipun Toji adalah pria yang rusak, ia masih memiliki rasa kasih sayang terhadap Megumi dengan memastikan putranya tidak menyandang nama Zenin yang terkutuk.

Warisan Toji dalam Diri Megumi

Meskipun Megumi tidak pernah benar-benar menjalin hubungan emosional layaknya ayah dan anak normal, warisan Toji sangat terasa. Satoru Gojo, yang membunuh Toji di masa lalu, justru menjadi mentor bagi Megumi atas permintaan terakhir Toji. Gojo menebus "utang" tersebut dengan melindungi Megumi dari politik klan Zenin dan melatihnya menjadi penyihir yang tangguh.

Hubungan Megumi dan Toji Fushiguro adalah potret tragis tentang pengorbanan yang salah dipahami. Toji mungkin bukan ayah teladan, namun tindakannya, mulai dari meninggalkan klan Zenin hingga menitipkan Megumi pada Gojo adalah caranya sendiri untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi putranya di dunia jujutsu yang kejam. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya