Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA kenamaan Joko Anwar mulai memperkenalkan jajaran karakter untuk proyek film terbarunya, Ghost in the Cell. Melalui sebuah unggahan unik bertajuk Napipedia di akun Instagram pribadinya, Joko Anwar membagikan rekam jejak mendalam dari para pemeran, dimulai dengan aktor dan komedian Aming Sugandhi.
Dalam unggahan Napipedia #1 yang dirilis pada Kamis (29/1), Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Melalui catatan ini, publik diingatkan kembali bahwa perjalanan karier Aming di industri hiburan dimulai jauh dari gemerlap lampu sorot depan layar.
Sebelum dikenal luas sebagai aktor, alumnus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB ini merintis karier pada periode 2000 hingga 2003 sebagai kru di balik layar.
Ia pernah menjabat sebagai konsultan busana untuk berbagai proyek komersial, mulai dari video klip, film, hingga sinetron.
Keahlian visual yang diasahnya di bangku kuliah tersebut menjadi fondasi kuat bagi kariernya di dunia seni peran.
Nama Aming kemudian meroket di kancah nasional berkat penampilannya yang ikonik dalam acara komedi televisi Extravaganza pada rentang tahun 2004 hingga 2009. Meski dikenal dengan karakter jenaka, Aming terus membuktikan fleksibilitasnya di layar lebar.
Jejak kolaborasinya dengan Joko Anwar sendiri sudah dimulai sejak 2005. Kala itu, Aming tampil sebagai kameo sebagai pengantre tiket bioskop dalam film Janji Joni.
Setelahnya, karier aktingnya kian melesat lewat judul-judul populer seperti Get Married (2007) dan Quickie Express (2007), hingga mengambil peran yang dinilai paling berani dalam kariernya lewat film Madame X pada 2010.
Tidak hanya berakting, Aming juga mengeksplorasi sisi penyutradaraan dan proyek seni visioner. Pada 2013, ia menggarap proyek seni bertajuk Psycho Diva, disusul dengan menyutradarai film antologi Gila Jiwa pada 2015.
Kini, melalui Ghost in the Cell, Aming ditantang untuk keluar dari zona nyaman dengan memerankan narapidana berbahaya bernama Tokek. Joko Anwar memberikan apresiasi tinggi atas totalitas sang aktor dalam menghidupkan karakter ini.
"Karakter Tokek adalah karakter yang unik," ujar Joko Anwar.
Ia bahkan menegaskan bahwa Aming adalah satu-satunya aktor yang mampu memerankan tokoh tersebut dengan tepat.
Merespons unggahan tersebut, Aming menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya melalui kolom komentar. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh sang sutradara untuk terlibat dalam proyek besar ini.
Film Ghost in the Cell sendiri dijadwalkan akan menyapa penonton di bioskop mulai 16 April 2026.
Dengan dimulainya seri Napipedia ini, antusiasme pencinta film Indonesia semakin meningkat untuk melihat kejutan apalagi yang akan dihadirkan oleh Joko Anwar dalam karya terbarunya. (Z-1)
Sutradara Joko Anwar mencetak rekor baru sebagai satu-satunya sineas Indonesia yang berhasil mengantarkan tujuh film berturut-turut melewati angka 1 juta penonton.
Sutradara Joko Anwar ungkap alasan pilih warna kuning untuk baju tahanan di film Ghost in the Cell sebagai simbol harapan di tengah dunia yang kelam.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved