Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RANGKAIAN Indonesia Design Week (IDD) 2025 digelar di Indonesia Design District (IDD), PIK 2. Berbagai karya kerajinan khas Nusantara hadir dipamerkan di kegiatan tersebut.
Co-Founder Box Living Marcel Opstal, mengatakan, IDD 2025 merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat lebih jauh berbagai karya kerajinan Nusantara. Box Living, katanya, memperkenalkan koleksi LookBook II – Palettes: Crafting Heritage, sebuah koleksi yang terdiri dari 74 produk baru untuk merayakan seni hidup yang indah. Karya-karya desain furnitur terbaru itu diperkenalkan ke publik dalam rangkaian
Beberapa yang menjadi sorotan di antaranya adalah kursi lounge berdesain patung hingga lemari yang menonjolkan detail yang kaya. Dalam koleksi terbarunya ini, Box Living hadir untuk mempertegas visi mereka yang menggabungkan keahlian kerajinan Indonesia dengan ekspresi karya kontemporer.
“Kami mencoba berfokus pada sisi kerajinan Indonesia, mencoba menggalinya dan mengevolusikannya. Digabungkan dengan desain kontemporer agar bisa masuk ke pasar,” kata Marcel Opstal, saat memamerkan 74 produk furnitur baru mereknya di toko flagship-nya di IDD, PIK 2, Kamis, (18/9).
“Material kami pun utamanya berasal dari Indonesia, dengan perajin yang kebanyakan berasal dari Jawa Tengah. Beberapa di antaranya yang kami gunakan adalah kayu mahoni hingga jati, yang menurut kami secara palet warnanya bisa dikombinasikan dengan kerajinan Indonesia menjadi sesuatu yang sangat menarik,” lanjut Marcel.
Kursi Lounge Arden menjadi penerjemahan tentang keluwesan yang dimiliki oleh perajin Indonesia. Karya furnitur ini menonjolkan lekukan yang dibentuk tangan dengan terampil mengalir seperti gerakan yang terus menerus, menyeimbangkan ergonomi dengan keindahan visual.
Cedric Side Chair menonjolkan kerangka kayu solid yang dibentuk tangan menopang panel rotan yang diukir, dengan permukaan anyaman.
Meja Arden bermain dengan dualitas, menggabungkan dasar organik yang berani dengan permukaan batu yang halus. Blok kayu yang diukir dengan karakter kuat menjadi dasar setiap desain, sementara lempengan batu buatan yang ultra-tipis tampak melayang di atasnya. Kontrasnya mencolok: hangat dan dingin, bertekstur dan halus, dinamis dan statis.
Produk ini mengeksplorasi tema kesederhanaan secara maksimalis. Veneer bermotif kaya diletakkan di atas bentuk kotak yang bersih. Setiap permukaan menjadi kanvas untuk hiasan, dengan veneer bergaya barok yang dipasang secara manual. Bingkai tiga dimensi yang sederhana memberikan kesederhanaan.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved