Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI solo Rossa dalam konsernya bertajuk Here I Am akan memasukkan aspek sosial, salah satunya bentuk kesadarannya akan kesehatan mental.
"Kalau buat aku sendiri sebagai manusia biasa ya, aku mengalami banyak sekali fase dan banyak yang akhirnya aku berpikir ya mental health itu memang mau gak mau harus kita terima sebagai salah satu isu yang harus diatasi bersama gitu," kata Rossa dalam acara konferensi pers konser Here I Am, Senin (28/4).
Rossa mengatakan dirinya terinspirasi pada karakter generasi muda zaman sekarang atau Gen Z yang tidak sungkan untuk menyuarakan perasaannya secara gamblang karena sudah teredukasi mengenai mental health.
Ia mengatakan, konser yang akan ia bawakan nanti bukan hanya sekadar panggung hiburan namun juga tempat para penggemarnya bisa mengekspresikan diri dan mengapresiasi diri terhadap apa yang sudah dicapai.
Perempuan bernama asli Sri Rossa Roslaina Handiyani ini mengatakan, pada kesempatan di konsernya ini, Rossa ingin mengajak semua penggemarnya untuk menerima kelebihan dan kekurangan diri dan menganggap diri sendiri bernilai, sesuai judul konsernya Here I Am.
"Aku ingin encourage semua dengan judul Here I Am bahwa dengan kita menerima kelebihan dan kekurangan kita merasa bernilai sebagai pribadi dan itu mentally akan berasa lebih kuat itu yang aku ajakin, 'Ayok dateng ke konser aku, celebrating yourself, aku mau membahagiakan diri sendiri dengan nonton konser'. Itu juga bagian dari apresiasi buat dirinya," ujarnya.
Rossa juga bersyukur para penggemarnya memiliki lagu-lagunya untuk menjadi 'tema' di hidup mereka dalam keadaan senang, sedih, atau galau.
Konser Here I Am Rossa, menurutnya, juga sebagai bentuk rasa terima kasih dirinya pada yang sudah mendukungnya dan bentuk apresiasi
untuk dirinya sendiri atas kerja kerasnya sebagai penyanyi selama kurun waktu hampir 30 tahun.
"Dengan segala macam kekurangan dan kelebihan kita, kita bisa ngomong sama diri sendiri Good job gitu, karena untuk sampai ke titik ini banyak sekali yang pasti kita lalui, karena sebetulnya konser ini bukan tentang aku pribadi, aku ingin semua orang bisa menyatakan hal
yang sama Here I Am," kata Rossa.
Konser Here I Am Rossa akan digelar pada 23 Mei 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Selain di Indonesia, Rossa juga akan menggelar konser di dua negara lain, yakni Malaysia yang akan digelar di Axiata Arena (Bukit Jalil) pada 14 Juni dan di Singapura pada 8 November 2025. (Ant/Z-1)
Penyanyi Fadhilah Intan sukses menggelar konser intim Seraya 2.0 di Surabaya, menggandeng musisi Malaysia Daniesh Suffian dan String Orchestra of Surabaya.
Big Bang resmi mengumumkan tur dunia peringatan 20 tahun dan album baru saat tampil di Coachella 2026. Simak jadwal dan daftar lagu hits yang dibawakan.
Sheila On 7 dipastikan tampil di POLIPONI Bali pada 4 Juli 2026. Mengusung konsep "Si Paling Konser", ajang ini tawarkan pengalaman musik berkualitas di Gianyar.
Konser Badai Pasti Berlalu Live in Concert akan digelar 25 April 2026 di Balai Sarbini. Simak harga tiket dan daftar musisi yang terlibat di sini.
Shakira Jasmine sukses menutup rangkaian Asia Tour 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Konser final ini menghadirkan Ismail Izzani dan merayakan album terbaru KIRA.
Promotor Color Asia Live umumkan penyesuaian jadwal konser F-FOREVER di Jakarta menjadi 29-30 Mei 2026. Simak harga tiket dan cara belinya di sini.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved