Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENULIS Foggy FF mempersembahkan buku terbarunya berjudul Melihat Lebih Jernih. Buku tersebut berfokus pada perjuangan pribadinya dalam menghadapi kecemasan, membuka wawasan tentang kesehatan mental dari sudut pandang orang yang mengalami langsung.
Foggy FF merupakan novelis dan cerpenis yang dikenal aktif menyuarakan pentingnya kesehatan mental. Di buku Melihat Lebih Jernih yang diterbitkan Yrama Widya, ia membagikan pengalamannya selama proses penulisan dan pemulihan dari kecemasan.
“Kesehatan mental bukanlah masalah individu semata, tetapi tanggung jawab sosial yang perlu diperjuangkan bersama,” kata Foggy dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Minggu, (3/11).
Sementara itu, psikolog Ike Marieta dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran menambahkan, fenomena yang marak terjadi, yaitu kecenderungan remaja melakukan self-diagnose terkait kesehatan mental.
“Banyak anak muda salah memahami kondisi psikologis mereka. Inisiatif edukasi seperti yang ada di buku ini sangat penting untuk memberikan informasi yang benar dan menekan stigma,” ungkap Ike. (Z-9)
Paradoks yang kerap dialami banyak profesional: terlihat berhasil di luar, namun perlahan kehilangan makna di dalam.
Keberanian untuk membuka diri terhadap peluang, meski disertai risiko, seringkali menjadi titik awal dari perubahan besar dalam hidup seseorang.
DUA buku antologi berjudul Ombak Inspirasi dan Aku, Takdir dan Jalan Pulang dirilis Yayasan Generasi Emas Berkarya (Gemar). Menghadirkan deretan kisah inspiratif pemuda di daerah.
Buku ini adalah kumpulan refleksi yang mengajak pembaca untuk menelusuri nilai-nilai Islam dengan kejernihan akal dan kebeningan hati.
FH UP meluncurkan empat buku baru hasil karya dosen dan mahasiswa sebagai wujud nyata kontribusi akademis atas dunia pendidikan dan masyarakat.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved