Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Bruce Springsteen mengungkapkan perjuangannya dan dampak fisik yang dideritanya akibat penyakit tukak lambung.
Penyanyi berusia 74 tahun itu mengatakan kepada pembawa acara SiriusXM's E Street Radio, Jim Rotolo, pada Kamis, kembali ke jalan dengan E Street Band terasa "sangat menyenangkan" setelah mengambil waktu untuk fokus pada kesehatannya. Penyanyi 'Born in the U.S.A.' mengumumkan pada akhir September bahwa ia sedang menjalani pengobatan dan menunda sisa jadwal tur 2023-nya sebagai hasilnya.
"Pertama-tama, Phoenix adalah kota yang hebat bagi kami, dan kerumunan sangat luar biasa. Kami memiliki kerumunan yang luar biasa, dan band kami hanya bermain dengan sangat baik, Anda tahu, dan saya pikir mereka mungkin lelah, Anda mungkin sedikit lelah, Anda mungkin sedikit berkarat. Tidak. Anda tahu, para pria itu luar biasa dari lagu pertama hingga akhir, dan saya merasa baik, dan seluruh band merasa baik," kata Springsteen tentang penampilannya di Footprint Center di Phoenix, Selasa.
Baca juga : Ini Beda Gejala Serangan Jantung dan Maag
Meskipun musisi tersebut tampil dengan set 29 lagu, ia mengakui kepada Rotolo bahwa ia meragukan apakah ia akan bisa melakukannya karena diafragma-nya sangat sakit, membuatnya tidak bisa bernyanyi selama berbulan-bulan.
"Saat saya mulai bernyanyi, Anda tahu, Anda bisa latihan bernyanyi, tetapi suara Anda tidak sama di latihan. Anda tidak memiliki dorongan adrenalin yang mendorongnya ke tempat yang lebih baik dan masalah ketika saya memiliki masalah perut, salah satu masalah besar adalah saya tidak bisa bernyanyi," jelasnya.
"Anda bernyanyi dengan diafragma Anda. Anda tahu, diafragma saya sangat sakit sehingga saat saya berusaha untuk bernyanyi, itu sangat menyakitkan, Anda tahu? Jadi, saya benar-benar tidak bisa bernyanyi sama sekali, Anda tahu, dan itu berlangsung selama dua atau tiga bulan bersamaan dengan sejumlah masalah lain yang menyakitkan," lanjut Springsteen.
Baca juga : Generali Indonesia Luncurkan Proteksi Inovatif Berdasarkan Fungsi Organ
Musisi tersebut mengakui pemulihannya kepada dokter-dokternya yang "hebat".
"Mereka menyembuhkan saya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengucapkan terima kasih kepada mereka semua," katanya. Springsteen mencatat bahwa penggemar dapat mengharapkan dia untuk "bergerak lebih banyak" selama penampilannya mendatang.
"Saya pikir kami mendekatinya seperti ini adalah tur baru," jelasnya. "Akan ada beberapa hal dari tur tahun lalu yang akan berlanjut, beberapa tema dasar saya tentang kematian dan kehidupan dan hal-hal itu, Anda tahu, saya akan menjaga tetap, tetapi saya pikir saya akan bergerak di bagian lain dari set dengan lebih banyak, jadi akan ada seleksi lagu yang jauh lebih luas terjadi, jadi kami melihatnya seperti, Anda tahu, itu sedikit dari tur lama, tetapi kami melihatnya seperti tur baru." (People/Z-3)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Tukak lambung adalah kondisi di mana terjadi luka pada dinding lambung yang dapat menimbulkan berbagai gejala yang tidak tampak secara kasat mata tetapi dapat dirasakan oleh penderitanya.
GERD dan tukak lambung memiliki gejala khas yang hampir mirip yakni rasa nyeri dan terbakar di bagian ulu hati.
Tindakan penanganan untuk GERD dan tukak lambung dapat bervariasi, tergantung pada penyebab serta tingkat keparahan kondisi sang pasien.
Warna feses yang tidak biasa sering kali menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam sistem pencernaan kita.
Salah satu gejala serangan jantung dan tukak lambung yang kerap mirip ialah rasa nyeri di area dada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved