Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG sekaligus figur publik Caca Tengker mengakui dirinya bukan pribadi yang sempurna, salah satunya urusan waktu penggunaan gawai menjelang tidur.
"Aku sering diingatkan anak aku loh, sebelum tidur kenapa main Instagram. Walaupun aku cerita, berbagi bukan berarti aku enggak pernah melakukan kesalahan," kata dia di Jakarta, Selasa (11/7).
Caca mengatakan, usai diingatkan akan kesalahan itu, dia lalu meminta maaf pada buah hatinya. Ini juga bisa menjadi pelajaran bagi sang anak tentang batas waktu pemakaian gawai.
Baca juga: Enzy Storia Putuskan Rehat dari Dunia Entertainment untuk Dampingi Suami
"Jadi, nonton atau main ada waktunya. Kalau anak-anak aku di hari Minggu (main gawai). Boleh tetapi sesudah makan, 10 menit misalnya," kata Caca.
Caca mengatakan juga menyempatkan waktu menonton bersama anak lalu membahas tontonan setelahnya. Ini menjadi cara bagi dia menemani anak berkegiatan.
Menurut dia, gawai bukan sesuatu yang harus dihindari terlebih piranti elektronik itu semakin lama semakin berkembang.
Baca juga: Hindia Sebut Album Lagipula Hidup Akan Berakhir Capaian Hidup
"Gawai positifnya ada, negatifnya ada. Mau suruh anak jauh-jauh dari gawai, memang ibunya sudah bisa? Kita juga enggak bisa lepas dari gawai. Tapi bukan salah gawainya tetapi bagaimana kita sebagai penggunanya," ungkap Caca.
Selain soal gawai, Caca juga membahas tentang kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak yang merupakan prioritas dirinya.
Selain melindungi kesehatan fisik anak, dia dan suami juga berusaha mendorong kreativitas dan imajinasi anak, termasuk dengan cara memberikan suasana menyenangkan bagi anak-anak lewat berbagai cara, salah satunya dengan bermain. (Ant/Z-1)
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Dalam menghadapi kerumitan ini, Caca Tengker terus berusaha untuk tidak hanya membatasi, tetapi juga memberikan pemahaman serta konsekuensi kepada anak-anaknya.
Caca Tengker telah membangun reputasi sebagai panutan dalam pola makan sehat bagi keluarganya.
Caca yang juga adik kandung dari Nagita Slavina ini membagikan kisah inspiratif mengenai perempuan dan prioritasnya di sosial media dalam rangka kampanye “Masak Gak Mesti”.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendiskusikan tujuan liburan bersama-sama dengan melibatkan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved