Layanan Makkah Route di Bandara Juanda Permudah 43 Ribu Jemaah Haji  2026  ke Tanah Suci

Hery Susetyo
23/4/2026 16:00
Layanan Makkah Route di Bandara Juanda Permudah 43 Ribu Jemaah Haji  2026  ke Tanah Suci
Makkah Route di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur(Hery Susetyo/MI.)

KEHADIRAN program Makkah Route (Jalur Makkah) di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, memudahkan proses ibadah puluhan ribu jemaah haji 2026 asal Jawa Timur. Fasilitas ini dirancang khusus untuk memangkas proses birokrasi keimigrasian, sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan efisien.

Petugas Imigrasi Arab Saudi, Mohammad Al Syarif, menjelaskan, tujuan utama Makkah Route di Indonesia, khususnya di Juanda, yakni untuk memberikan kemudahan akses bagi para jemaah haji 2026.

"Kami menghadirkan layanan imigrasi langsung di Bandara Surabaya. Jadi, ketika jemaah tiba di Makkah atau Madinah nanti, mereka tidak perlu lagi mengantre panjang dan bisa langsung menuju hotel masing-masing," ujar Al Syarif.

General Manager Bandara Internasional Juanda, M Tohir, menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran pemberangkatan haji 2026 ini. Ia menyebutkan bahwa layanan embarkasi akan berlangsung hingga 22 Mei 2026.

“Total jemaah yang akan kami layani mencapai 43.236 orang. Untuk memastikan kenyamanan mereka, kami telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas di area Makkah Route,” kata Tohir.

Beberapa peningkatan fasilitas yang dilakukan pihak pengelola bandara antara lain optimalisasi suhu ruangan yaitu penambahan 10 unit AC baru untuk menjaga kesejukan area tunggu bagi para jemaah haji 2026 yang akan berangkat.

Selain itu, sanitasi juga diperbaiki dengan membangun fasilitas toilet permanen untuk menggantikan toilet portabel yang sebelumnya digunakan. Selain itu juga pembuatan jalur akses khusus yang lebih dekat bagi bus jemaah haji 2026 untuk mempercepat mobilisasi.

Kolaborasi Pemerintah Arab Saudi dan pengelola Bandara Juanda, kata dia, diharapkan mempercepat proses pemberangkatan jemaah haji 2026. Selain cepat juga lebih tertib, dan manusiawi, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan pelayanan ekstra. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya