Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus melakukan sosialisasi pelaksanaan operasional ibadah haji, agar nanti saat pelaksanaan puncak haji di Mekah seluruhnya berjalan dengan lancar.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Nizar Ali menyampaikan hal itu saat melakukan visitasi ke hotel-hotel tempat jemaah haji menginap, di Madinah, Arab Saudi, Sabtu (20/7).
‘’Bimbingan ibadah juga sudah baik seminggu dua kali (diberikan), ini untuk memberikan pencerahan, sosialisasi terhadap pelaksanaan operasional haji agar nanti saat puncak haji itu tidak ada kendala, “ kata Nizar Ali.
Menurut dia, penting untuk terus memberikan pencerahan sosialisasi terhadap pelaksanaan operasional ibadah haji tersebut kepada para jemaah, baik saat berada di Madinah, hingga pelaksanaan puncak haji di Mekah nantinya.
Dia menyebutkan, pelayanan terhadap jemaah haji harus dilakukan secara maksimal, dan terus ditingkatkan. Termasuk, pelayanan terhadap barang-barang bawaan jemaah haji yang seluruhnya harus diangkat hingga ke kamar-kamarnya.
Baca juga : Jemaah Haji Khusus mulai datang ke Tanah Suci
“Setelah mengecek sektor-sektor (penginapan jemaah) di Madinah, secara umum sudah sesuai dengan yang kita rencanakan, kendala-kendala ada, tapi tidak berarti, jadi masih bisa diatasi,’’jelasnya.
Terkait dengan jemaah haji 2019 yang jumlah manula dan risiko tingginya (risti) lebih banyak, Nizar Ali mengatakan, pemerintah sudah mengawal dari aspek kesehatan serta pelayanan, dan tidak ada persoalan.
Dia menambahkan, prinsip penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya harus ada peningkatan pelayanan. ‘
’Kami datang ke sini (visitasi) untuk mengecek apakah memang benar ada peningkatan pelayanan atau tidak. Ternyata ada mulai dari koper, dan pelayanan di bandara.
Pada kesempatan itu, Nizar Ali juga berpesan kepada petugas haji 2019 agar terus semangat untuk melayani jemaah haji 2019.
Termasuk, tim media center haji agar dapat memberikan informasi kepada keluarga jemaah haji di tanah air. Mengingat, kabar kondisi jemaah dan pelayanan yang diberikan pemerintah penting untuk disampaikan.
Tentu saja, lanjut Nizar Ali, kesehatan petugas haji 2019 juga harus diperhatikan mengingat jam kerja yang panjang untuk melayani jemaah haji 2019 yang saat ini jumlahnya 231 ribu (214 ribu jemaah haji regular dan 17 ribu jemaah haji khusus.’
Baca juga : Jemaah Haji Indonesia Terkenal Sabar
Di tempat terpisah, Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari menambahkan, agar prosesi haji bisa berjalan dengan lancar, jemaah haji diimbau untuk selalu menjaga kondisi tubuh, agar tetap fit dan bugar.
Antara lain, dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, sering minum air agar kebutuhan cairan terpenuhi, menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Selain itu, juga agar selalu menggunakan alat pelindung diri saat melakukan aktivitas di luar. Jemaah haji, juga diminta untuk tidak memaksakan diri melakukan ibadah-ibadah sunah.
Selain itu, lanjut Akhmad Jauhari, jemaah haji juga diminta untuk selalu menjaga dan melindungi diri dan barang bawaannya. Dan saat beraktifitas di luar harus besama dengan beberapa teman atau rombongan.
Tidak hanya itu, jemaah juga diharapkan tidak membawa barang berharga atau uang yang berlebihan. “Dan tidak mudah percaya pada orang lain, serta Kenali hotel di mana jemaah menginap,’’ tegasnya. (OL-7)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
KEMENTERIAN Agama menggelar rapat kerja nasional evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019 M, di Jakarta, 8 - 10 Oktober
Ketiga jemaah haji itu diperbolehkan pulang atas rekomendasi Medif (Medical Informatian Form) dan dinilai layak terbang
KEBERHASILAN sistem penempatan jemaah haji yang diterapkan pada penyelenggaraan haji 2019 menjadi alasan pemerintah untuk mempertahankan sistem tersebut pada penyelenggaraan haji
“Kemenag akan melakukan pertemuan dengan kementerian terkait, seperti kemenlu, kemenaker, kementerian pariwisata, imigrasi, untuk membuat regulasi."
Jemaah haji Indonesia yang terakhir mendapatkan Eyab, sesuai data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah embarkasi SUB (Surabaya) 84, SUB 85 serta Jakarta (JKG) 65.
Jemaah haji kloter 15 Embarkasi Balikpapan (BPN-15) menjadi yang terakhir kembali ke Tanah Air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved