Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERIBADATAN, ziarah, dan rihlah atau perjalanan, merupakan tiga aktivitas utama terkait dengan pelaksanaan ibadah haji.
Staf Khusus Menteri Agama RI yang juga Pengendali Teknis Bidang Bimbingan Ibadah PPIH, Oman Fathurahman, menyampaikan hal itu kepada Tim Media Center Haji, di sela-sela visitasi kegiatan Jemaah haji, termasuk ke Masjid Quba, di Madinah, Kamis (18/7).
‘’Ada tiga aktivitas utama yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji, yakni peribadatan, ziarah, dan rihlah atau perjalanan, ‘’ kata Oman Faturrahman.
Menurut dia, untuk bidang ibadah, ada yang wajib dan sunah. Satu hal dari sisi ibadah yang wajib saat di Madinah, hanyalah miqat di Masjid Bir Ali di kawasan Dzul Hulaifah, sebelum berangkat ke Mekah.
Baca juga : Jemaah Haji Diimbau Simpan Energi untuk Jalani Puncak Ibadah Haji
Hal inilah, lanjutnya, yang perlu diedukasi, visitasi serta dipagari konsultan maupun pembimbing ibadah kepada jemaah agar hal wajib tersebut jangan sampai terlewatkan.
"Untuk ibadah sunah ada Salat Arbain (solat 40 waktu)," jelas Oman.
Sementara, lanjutnya, dari sisi ziarah, banyak hal yang dapat dilakukan, seperti menziarahi Makam Rasulullah SAW atau tempat lain bukan pemakaman. Tapi, memiliki makna untuk meningkatkan spiritualitas bagi jemaah.
"Misalnya saja Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan lainnya," katanya.
Selanjutnya, dari sisi rihlah atau perjalanan, umat Islam pada abad 17 berdasar sejarah Islam Nusantara sudah memaknai haji sebagai salah satu rihlah ilmiah.
Dia menyebutkan, umat Islam saat itu datang ke tanah suci tidak hanya untuk waktu satu bulan. Tapi untuk waktu bertahun-tahun sambil menempuh pendidikan.
‘’Untuk kondisi saat ini dapat dimaknai sebagai rihlah ruhaniah atau perjalanan penuh ruhani dengan mengambil hikmah sejarah perjalanan Rasulullah SAW dalam berjuang menegakkan Islam. ‘’katanya. (OL-7)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
KEMENTERIAN Agama menggelar rapat kerja nasional evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019 M, di Jakarta, 8 - 10 Oktober
Ketiga jemaah haji itu diperbolehkan pulang atas rekomendasi Medif (Medical Informatian Form) dan dinilai layak terbang
KEBERHASILAN sistem penempatan jemaah haji yang diterapkan pada penyelenggaraan haji 2019 menjadi alasan pemerintah untuk mempertahankan sistem tersebut pada penyelenggaraan haji
“Kemenag akan melakukan pertemuan dengan kementerian terkait, seperti kemenlu, kemenaker, kementerian pariwisata, imigrasi, untuk membuat regulasi."
Jemaah haji Indonesia yang terakhir mendapatkan Eyab, sesuai data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah embarkasi SUB (Surabaya) 84, SUB 85 serta Jakarta (JKG) 65.
Jemaah haji kloter 15 Embarkasi Balikpapan (BPN-15) menjadi yang terakhir kembali ke Tanah Air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved