Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program pemberdayaan yaitu ZCoffee berhasil mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa. Salah satunya, Muhammad Alfa Khoiruzzulfa, mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, kini mampu membiayai kuliah sekaligus memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Mahasiswa yang akrab disapa Alpeng tersebut menjalankan usaha sebagai barista ZCoffee di lingkungan kampus Unisnu. Dari usaha tersebut, ia mampu meraih omzet harian rata-rata Rp350 ribu hingga Rp500 ribu.
Sekretaris Utama Baznas RI, Subhan Cholid, menyampaikan program ZCoffee menjadi salah satu ikhtiar Baznas untuk memberdayakan mustahik, termasuk dari kalangan mahasiswa.
“Kami mengapresiasi keberhasilan Alpeng dalam mengelola usaha ZCoffee yang para muzaki amanahkan melalui Baznas. Ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, mahasiswa juga mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh,” ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4).
Lebih lanjut, Subhan menjelaskan, Baznas terus mendorong pengelolaan zakat agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Program ZCoffee, kata dia, dirancang tidak hanya sebagai sumber penghasilan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa.
“Melalui program ini, mahasiswa belajar manajemen usaha, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan keuangan secara sederhana namun efektif,” ujarnya.
Subhan menambahkan, Baznas akan terus memperkuat program pemberdayaan berbasis zakat, termasuk ZCoffee dengan memperluas jangkauan penerima manfaat di berbagai daerah. Ia juga berharap, kisah Alpeng bisa menjadi inspirasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus berusaha dan memanfaatkan peluang.
Sementara itu, Penerima manfaat ZCoffee, Alpeng mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan Baznas. Sebagai mahasiswa sekaligus perantau, ia merasakan langsung manfaat program ZCoffee dalam menunjang kebutuhan hidup dan pendidikannya.
“Saya sangat bersyukur bisa diberi kesempatan ini. Dari ZCoffee, saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari sampai biaya kuliah. Ini bukan hanya pekerjaan, tapi jalan untuk terus melangkah dan mengejar cita-cita,” katanya.
"Alhamdulilah setiap harinya, sekitar 25 cup minuman terjual dari booth kecilnya, dengan omzet rata-rata Rp350 ribu. Pada hari-hari tertentu, bisa menembus Rp500 ribu. Menu Banana Coffee dan Butterscotch menjadi favorit mahasiswa, sementara Matcha banyak diminati mahasiswi," ucap Alpeng. (E-3)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Melalui integrasi hulu ke hilir, program ini terbukti signifikan meningkatkan taraf hidup petani di Kabupaten Bandung Barat dan Lombok Utara.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Problem sosial yang muncul antara lain keterbatasan akses pendidikan dan pekerjaan yang layak untuk kawan difabel tunarungu hingga masalah sampah dan lingkungan.
Di tengah tekanan ekonomi, perempuan Indonesia bangkit melalui sektor UMKM. Program pendampingan terpadu terbukti mampu tingkatkan pendapatan hingga 45%.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved