Instalasi Panel Surya Jadi Strategi Perkuat Dekarbonisasi Industri Baja

Ihfa Firdausya
07/4/2026 13:00
Instalasi Panel Surya Jadi Strategi Perkuat Dekarbonisasi Industri Baja
Garuda Yamato Steel (GYS) mengumumkan keberhasilan pengoperasian fasilitas tenaga surya skala besar pertamanya.(GYS)

Garuda Yamato Steel (GYS) mengumumkan keberhasilan pengoperasian fasilitas tenaga surya skala besar pertamanya, bekerja sama dengan iForte Energi. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transformasi menuju produksi baja berkelanjutan.

Instalasi panel surya seluas 55.000 meter persegi dengan kapasitas 6,5 megawatt peak (MWp) tersebut menjadi salah satu investasi energi terbarukan terbesar di sektor industri baja nasional. Fasilitas ini akan menyuplai listrik bersih untuk berbagai aktivitas produksi, mulai dari peleburan, penggulungan, hingga operasional gudang dan administrasi. Penggunaan energi surya ini diharapkan mampu menekan emisi gas rumah kaca secara signifikan sekaligus memperkuat upaya transisi menuju industri manufaktur yang lebih ramah lingkungan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan dekarbonisasi GYS yang lebih luas. Perusahaan mengadopsi berbagai teknologi dan pendekatan untuk mengurangi jejak karbon, antara lain:

  • Teknologi Electric Arc Furnace (EAF), yang menghasilkan emisi lebih rendah dibanding metode blast furnace konvensional
  • Integrasi ekonomi sirkular, melalui pemanfaatan kembali scrap baja menjadi produk bernilai tinggi
  • Modernisasi fasilitas produksi, termasuk peningkatan efisiensi energi pada Beam Plant

Pendekatan ini menunjukkan pergeseran industri baja menuju model produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kolaborasi dan Target Nasional

Proyek ini juga melibatkan dukungan dari PLN, yang berperan dalam mendukung implementasi sistem energi bersih tersebut. Presiden Direktur GYS, Tony Taniwan, menyebut pengoperasian PLTS ini sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan industri baja yang lebih berkelanjutan.

“Inisiatif ini tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus mendukung target nasional Indonesia dalam mencapai net zero emission serta memperkuat posisi GYS dalam ekosistem industri hijau.

Ke depan, GYS berencana memperluas penggunaan energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi operasional melalui ekspansi instalasi panel surya di fasilitas lain, implementasi teknologi efisiensi energi lanjutan, pengembangan produk baja rendah karbon, penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam ekonomi sirkular

Transformasi ini menandai langkah penting industri baja Indonesia dalam beradaptasi dengan tuntutan global terhadap produksi rendah emisi dan berkelanjutan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya