Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong pemerintah untuk memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Tujuannya guna meningkatkan ketahanan energi Indonesia. Ratna menilai stok BBM Indonesia saat ini masih relatif rendah dibandingkan dengan standar ketahanan energi di banyak negara.
“Kami sudah mengonfirmasi bahwa sesuai dengan statement Menteri ESDM, ketersediaan BBM kita naik turun sekitar 21 hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/3).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki agar Indonesia memiliki cadangan energi yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika global. Pihaknya juga meminta Pertamina agar bisa menaikkan setidaknya sampai mendekati standar negara-negara lain yang sekitar 90 hari.
Ratna menambahkan, pemerintah perlu mempertimbangkan kebijakan strategis untuk memastikan pasokan energi dalam negeri tetap terjaga, termasuk memaksimalkan produksi minyak domestik.
“Kami berharap pemerintah segera menyiapkan regulasi agar produksi minyak mentah yang dihasilkan di Indonesia ini di-hold dulu dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” jelasnya.
Politisi Fraksi PKB itu juga menilai kebijakan tersebut sangat memungkinkan dilakukan. Pasalnya kilang minyak dalam negeri sudah mampu mengolah minyak mentah produksi domestik.
“Kami sudah mengonfirmasi dengan Pertamina bahwa kilang-kilang kita bisa memproses crude oil yang dihasilkan dari produksi dalam negeri tersebut,” ungkapnya.
Dengan langkah tersebut, Ratna berharap Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memastikan ketersediaan BBM tetap aman bagi masyarakat. “Terutama pada momentum peningkatan mobilitas seperti Ramadan dan Idul Fitri,” pungkasnya. (E-3)
Dengan cadangan sekitar 20 hari, bukan berarti setelah itu BBM akan habis, karena pemerintah dalam hal ini Pertamina akan terus melakukan stabilisasi stok.
Tauhid menilai positif berbagai perencanaan pasokan oleh Pertamina. Mulai dari produksi kilang hingga impor energi.
Pengembangan energi nuklir tidak hanya merupakan persoalan teknologi, tetapi juga kesiapan tata kelola, komunikasi publik, dan mitigasi risiko.
Bahlil Lahadalia menegaskan hilirisasi menjadi kunci utama untuk menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah untuk mendorong ketahanan energi nasional.
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) menjajaki kerja sama pengembangan bioetanol melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pertamina Group dan Medco Group.
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
Menurutnya, kondisi global yang tidak menentu menuntut semua pihak untuk bersiap dan berperan aktif membantu masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved