Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menjelaskan eskalasi konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap gangguan rantai pasok global, terutama di sektor energi.
“Hal ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, dan Iran menutup Selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat,” ujar Irvan kepada awak media di Jakarta, Rabu (4/3).
Kekhawatiran investor semakin meningkat setelah Iran disebut menutup Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran strategis yang menjadi rute utama distribusi energi global. Penutupan jalur tersebut berpotensi mengganggu pasokan minyak dunia dan memicu lonjakan harga energi.
Berdasarkan data perdagangan pada Rabu (4/3) pukul 11.11 WIB, IHSG tercatat melemah 251,47 poin atau 3,17 persen ke level 7.688,29. Frekuensi transaksi saham mencapai 1.843.291 kali dengan volume perdagangan sebanyak 30,95 miliar lembar saham senilai Rp15,89 triliun.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 66 saham tercatat menguat, 703 saham melemah, dan 43 saham tidak mengalami perubahan harga.
Irvan menegaskan bahwa penurunan IHSG tidak terjadi secara terpisah, melainkan sejalan dengan pelemahan bursa saham di berbagai negara Asia. Beberapa indeks regional juga mengalami penurunan tajam, bahkan bursa saham Korea Selatan sempat menghentikan perdagangan sementara (trading halt) setelah penurunan indeks lebih dari 8%.
“Pergerakan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks regional lain yang juga turun tajam, seperti Kospi, SET, Kosdaq, Nikkei, Taiwan TAEIX, ASX, dan Korea Selatan sempat mengalami trading halt setelah turun lebih dari 8%,” kata Irvan.
Indeks Nikkei turun 1.883,40 poin atau 3,35% ke posisi 54.395,69. Sementara indeks Shanghai melemah 59,11 poin atau 1,43% ke 4.063,57.
Tekanan terhadap pasar saham global diperkirakan masih berlanjut selama ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum mereda. (Ant/E-3)
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
INDEKSĀ Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved