Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) bersama Bappenas dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Circular Economy Executive Dialogue 2026 untuk mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular sekaligus membuka peluang bisnis berkelanjutan di Indonesia. Forum yang berlangsung di Gedung BJ Habibie, BRIN, ini mempertemukan perwakilan pemerintah, pimpinan perusahaan, serta mitra ekosistem guna membahas strategi penguatan ekonomi sirkular sebagai pilar pertumbuhan ekonomi masa depan.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emission 2060 dan strategi pembangunan rendah karbon. Bappenas memperkirakan penerapan ekonomi sirkular dapat berkontribusi hingga Rp638 triliun terhadap PDB nasional pada 2030 serta menciptakan lebih dari 4,4 juta lapangan kerja hijau.
Presiden IGCN, YW Junardy, menekankan bahwa sektor swasta memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi menuju model ekonomi berkelanjutan.
“Ekonomi sirkular bukan hanya agenda lingkungan, tetapi juga peluang bisnis yang dapat menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Junardy.
Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo AA Teguh Sambodo, menegaskan bahwa kebijakan tidak akan berdampak tanpa implementasi yang konsisten.
Ia menilai sektor swasta perlu berperan aktif melalui proyek percontohan, kolaborasi dengan lembaga riset, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Hendrian, menyebut ekonomi sirkular sebagai instrumen penting untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, IGCN juga meluncurkan Circular Economy Working Group (CE-WG), sebuah platform kolaboratif untuk mendorong inovasi, dialog kebijakan, dan aksi nyata di sektor bisnis.
Lima perusahaan bergabung sebagai anggota inti kelompok kerja ini, yakni:
Diskusi panel dalam forum ini menyoroti berbagai tantangan penerapan ekonomi sirkular di Indonesia, termasuk pembiayaan, kesiapan teknologi, harmonisasi kebijakan, serta perubahan perilaku konsumen.
Sesi diskusi CEO dalam forum ini menekankan pentingnya kepemimpinan dunia usaha dalam menjadikan ekonomi sirkular sebagai strategi inti, bukan sekadar kewajiban kepatuhan. Melalui dialog ini, IGCN berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat, sehingga inovasi dan kebijakan dapat berjalan seiring menuju ekonomi Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan. (E-3)
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
Peneliti temukan cara murah dan ramah lingkungan untuk mengambil logam tanah jarang menggunakan magnet permanen, solusi baru untuk krisis pasokan komponen teknologi.
Pelajar SMA/SMK Indonesia menyulap ampas kopi dan cangkang telur jadi produk bisnis berkelanjutan melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program.
Momentum peringatan Hari Bumi dimanfaatkan AXA Mandiri Financial Services untuk mengintegrasikan isu lingkungan dengan penguatan literasi keuangan di tingkat komunitas.
ASOSIASI Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah guna menjawab tantangan industri di tengah kondisi global yang semakin kompleks
Penerapan model ekonomi sirkular di industri kelapa sawit akan memberi dampak positif terhadap lingkungan dan ekonomi.
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin pasar karbon global berkat hutan tropis terluas ketiga di dunia.
PT Pertamina Gas (Pertagas), yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, berhasil meraih Gold Rank dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (Assrat) 2025.
Mengusung tema "Decarbonizing for Our Sustainable Tomorrow", simposium ini menjadi wadah kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan hijau, dekarbonisasi, dan ekonomi sirkular.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved