Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan. Di balik target transaksi Rp102 miliar dan 100 ribu pengunjung, terdapat tantangan mendasar bagi UMKM: bagaimana memastikan produk yang terjual benar-benar sampai ke pembeli dan terus bergerak di pasar setelah pameran usai. Dalam konteks inilah, peran Pos Indonesia menjadi krusial.
Sebagai Official Logistic Partner Inacraft 2026, Pos Indonesia melalui brand PosAja! hadir bukan hanya sebagai penyedia jasa pengiriman, melainkan sebagai penghubung antara kreativitas perajin dan realitas pasar. Kehadiran PosAja! memastikan bahwa keterbatasan logistik tidak menjadi penghalang bagi UMKM untuk menjual produknya secara lebih luas.
Pembukaan Inacraft 2026 yang dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama istri Selvi Gibran Rakabuming selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), menegaskan dukungan negara terhadap UMKM kriya dan wastra. Namun, dukungan kebijakan tersebut memerlukan infrastruktur nyata agar berdampak langsung pada pelaku usaha, salah satunya melalui logistik yang andal.
Senior Vice President Retail Business Divisi Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Helly S Halimah, menegaskan bahwa fungsi Pos Indonesia dalam Inacraft tidak berhenti pada pengiriman paket. PosAja! dirancang untuk memberi rasa aman bagi penjual dan pembeli agar transaksi dapat dilakukan tanpa hambatan.
“Hadirnya PosAja! sebagai official logistic partner Inacraft adalah bentuk komitmen kami. Produk yang ditransaksikan di sini harus sampai ke tujuan. Seller bisa fokus jualan, customer bisa belanja lebih banyak, urusan kirim kami yang tangani,” ujar Helly.
Dengan jaringan lebih dari 11.500 titik layanan, ribuan loket pos, agen, dan drop point di seluruh Indonesia, Pos Indonesia memosisikan diri sebagai tulang punggung distribusi UMKM. Jaringan ini memungkinkan produk kriya dari berbagai daerah dikirim langsung dari lokasi pameran ke kota lain, bahkan ke luar negeri.
Peran tersebut menjadi semakin penting karena banyak pelaku UMKM dan pengunjung Inacraft berasal dari luar Jakarta. Tanpa dukungan logistik yang memadai, potensi transaksi kerap terhambat oleh persoalan ongkos kirim, keterbatasan bagasi, hingga kerumitan pengiriman antardaerah dan lintas negara.
Pos Indonesia juga menjawab tantangan ekspor UMKM yang selama ini kerap dianggap rumit. Menurut Helly, banyak pelaku usaha belum memahami prosedur pengiriman internasional, mulai dari klasifikasi barang berbahaya, kebutuhan karantina, hingga perbedaan regulasi tiap negara.
“Kami tidak hanya mengirim. Tim kami mengawal dari awal sampai barang tiba. Beda negara beda perlakuan, dan itu sering tidak dipahami UMKM. Di sinilah kami hadir sebagai partner,” jelasnya.
Dalam kerangka yang lebih luas, Pos Indonesia mengembangkan PosAja! bukan semata sebagai layanan kurir, melainkan sebagai bagian dari ekosistem UMKM. Melalui PosAja! UMKM, pelaku usaha dapat membuka etalase daring, terhubung dengan sistem pengiriman, hingga memanfaatkan layanan penyimpanan barang.
Selama Inacraft 2026, fungsi tersebut diterjemahkan dalam layanan konkret, mulai dari diskon pengiriman hingga 10 persen, potongan tarif kargo, layanan same day Jabodetabek, serta kehadiran booth utama dan booth satelit PosAja! di area pameran. Aktivasi ini mendorong pelaku UMKM untuk langsung mengintegrasikan penjualan dengan sistem logistik.
Dampaknya terasa langsung di lapangan. Sejumlah pembeli mengaku berani membeli dalam jumlah besar karena tidak perlu repot membawa barang pulang. Sementara bagi pelaku UMKM, kepastian pengiriman meningkatkan kepercayaan diri untuk menjual produk bernilai tinggi.
Bagi Pos Indonesia, keberhasilan Inacraft tidak diukur dari jumlah paket selama pameran semata. Helly menegaskan, indikator utamanya adalah keberlanjutan penggunaan PosAja! oleh UMKM setelah acara selesai.
“Kami ingin UMKM tetap pakai PosAja! di kota asalnya, aktif di marketplace, dan membuka toko online. Inacraft kami jadikan batu loncatan, bukan tujuan akhir,” ujarnya.
Melalui peran tersebut, Pos Indonesia memosisikan diri sebagai lokomotif logistik yang menghubungkan kreativitas UMKM dengan pasar yang lebih luas. Inacraft 2026 mungkin akan berakhir dalam hitungan hari, tetapi arus paket yang bergerak dari JICC ke berbagai penjuru Indonesia dan dunia menjadi bukti bahwa logistik adalah fondasi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. (E-3)
Pos Indonesia memaparkan kinerja perusahaan sekaligus strategi pengembangan ke depan, terutama dalam mendorong integrasi sistem logistik
Perusahaan BUMN serta anak perusahaan di sektor logistik dipertemukan guna menyatukan visi dalam pengembangan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing.
Selain ketepatan sasaran, pemerintah juga mendorong agar penyaluran bansos dilakukan tepat waktu dan tanpa hambatan.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik haji yang terintegrasi, mulai dari proses pengiriman di dalam negeri hingga distribusi di tujuan
Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang rutin digelar setiap tahun
Melalui kerja sama ini, kantor-kantor Pos di Indonesia akan dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan ujian online
Kondisi ini mendorong peningkatan tarif pengiriman di tengah keterbatasan kapasitas dan gangguan rantai pasok yang membuat biaya logistik menjadi lebih mahal dan akses yang terbatas.
Praktik sewa menyewa kapal jamak dilakukan berbagai perusahaan, antara lain untuk meningkatkan kapasitas angkut tahunan.
Total throughput atau arus bongkar muat sebesar 850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 843.187 TEUs.
Tercatat melalui layanan Kalog Express, perseroan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada Triwulan I 2026 atau tumbuh sebesar 27%.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi LPG nasional dengan mengoptimalkan armada logistik laut yang dioperasikan secara terintegrasi.
SALAH satu terminal peti kemas terbesar di Indonesia, Jakarta International Container Terminal (JICT) mencatat throughput lebih dari 2 juta TEUs pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved