Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026 menjadi titik balik krusial ketika fase wait and see telah berakhir berganti menjadi fase ekspansi dan realisasi investasi.
Jika data sepanjang 2024 menunjukkan minat membeli rumah tumbuh 78,6% (YoY), maka tahun 2026 diprediksi mengalami pertumbuhan, terutama bagi peminat rumah tapak dan apartemen transit oriented development (TOD).
"Kami melihat 2026 sebagai momentum emas kebangkitan properti. Momentum ini didukung stimulus PPN DTP 100% untuk hunian hingga Rp2 miliar (sesuai PMK No 90 Tahun 2025), yang secara signifikan akan meringankan biaya pembelian properti bagi masyarakat," kata Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya di Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meluncurkan MegaProperty Expo 2026, sebuah pameran properti terintegrasi yang mempertemukan developer dengan segmen B2B dan B2C.
Berkolaborasi dengan Synergy Developers Indonesia, pameran berskala internasional ini akan digelar pada 4–7 Juni 2026 di NICE, PIK 2, dengan fokus pada solusi residensial, komersial, dan investasi.
"Melalui konsep B2B2C di MegaProperty Expo, kami menghadirkan ekosistem terintegrasi yang menyatukan hunian impian dengan inovasi material dari Megabuild dan Keramika untuk mempercepat keputusan bisnis serta akselerasi penjualan," ujar Royanto.
Ia menjelaskan peluncuran MegaProperty Expo 2026 bertepatan dengan tren ekonomi positif, yakni pertumbuhan Indonesia yang diprediksi mencapai 4,9%-5,7%.
"Sektor properti diperkirakan tumbuh optimistis hingga 8% (yoy), atau sekitar 1,5 hingga 1,7 kali lipat dari PDB nasional," katanya.
Ia menerangkan selama empat hari, rangkaian MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung untuk membuka jangkauan promosi dan interaksi bisnis yang lebih luas bagi peserta pameran.
"Harapan kami melalui MegaProperty Expo, yang digelar bersamaan dengan Megabuild Indonesia dan Keramika Indonesia ini dapat menjadi ekosistem strategis yang membantu akselerasi bisnis para exhibitor," pungkas Royanto.
Founder Synergy Developers Indonesia Ismet Natakarmana menambahkan tahun 2026 merupakan momentum bagi developer untuk kembali agresif dalam mengambil peluang pasar.
"Bagi developer, inilah saatnya bertindak cepat dan berkolaborasi. Pameran ini menciptakan ekosistem lengkap yang mempertemukan developer dengan konsumen sekaligus tren material terbaru. Integrasi ini krusial untuk memperkuat brand presence, menumbuhkan kepercayaan pasar dan mempercepat realisasi proyek properti tahun 2026," ungkap Ismet. (H-2)
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved