Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025. Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, hampir seluruh lapangan usaha mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja, kecuali sektor aktivitas jasa lain serta pengadaan listrik dan gas.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan perbaikan tersebut mencerminkan penguatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, terutama yang berkaitan langsung dengan konsumsi dan mobilitas masyarakat.
"Secara umum, hampir seluruh lapangan usaha mencatat penambahan tenaga kerja pada November 2025 dibandingkan Agustus 2025. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus bergerak positif," ujar Amalia dalam konferensi pers, Kamis (5/2).
Berdasarkan lapangan usaha, tiga sektor dengan jumlah tenaga kerja terbesar masih didominasi oleh pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. Ketiga sektor tersebut tetap menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional.
Sementara itu, jika dilihat dari kenaikan jumlah tenaga kerja, sektor akomodasi dan makanan minuman mencatat peningkatan tertinggi dengan penambahan sekitar 381 ribu orang pada November 2025 dibandingkan Agustus 2025. Selanjutnya, industri pengolahan menyerap tambahan sekitar 196 ribu tenaga kerja, disusul sektor perdagangan yang bertambah sekitar 168 ribu orang.
Amalia menjelaskan bahwa peningkatan signifikan pada sektor akomodasi dan makanan minuman sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata menjelang akhir tahun.
"Pergerakan tenaga kerja ini mencerminkan respons dunia usaha terhadap meningkatnya permintaan, khususnya pada sektor jasa dan industri pengolahan," jelasnya.
Dari sisi status pekerjaan, BPS mencatat pada November 2025 terdapat 147,91 juta penduduk bekerja dengan 38,81% di antaranya berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai. Dibandingkan dengan Agustus 2025, kelompok pekerja dengan status tersebut mengalami penambahan terbesar, sekitar 625 ribu orang.
Di sisi lain, dalam tiga bulan terakhir, jumlah penduduk bekerja dengan status berusaha sendiri mengalami penurunan sebesar 868 ribu orang. Menurut Amalia, pergeseran ini menunjukkan kecenderungan peningkatan kesempatan kerja formal seiring membaiknya kondisi perekonomian.
"Perubahan struktur status pekerjaan ini mengindikasikan penguatan pasar kerja formal di Indonesia," pungkasnya. (I-2)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2025 pada 15 Oktober 2025
Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi antardinas untuk mengejar target penyerapan 10.000 tenaga kerja hingga 2026.
Tercatat lebih dari 907 ribu orang telah menjadi anggota KDKMP dan lebih dari 640 ribu orang menjadi pengurus dan pengawas KDKMP.
Ihfa Firdausya
Stimulus Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja pemerintah biasa saja, hanya lanjutkan program dan belum bisa dorong penguatan daya beli.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved