Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi, seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan dari pelanggan global. Dalam konteks ini, Global Infotech Solution (GIS) kembali mempertahankan penilaian keberlanjutannya dari lembaga evaluasi internasional EcoVadis pada 2026.
Setelah meraih badge Committed pada 2025, GIS berhasil meningkatkan peringkatnya menjadi Bronze Medal di awal 2026. Capaian tersebut mencerminkan penguatan nyata pada kebijakan, proses, dan implementasi ESG di seluruh operasional perusahaan. Dengan hasil ini, GIS masuk dalam jajaran 35 persen perusahaan dengan kinerja terbaik dari lebih dari 1.000 organisasi yang dinilai EcoVadis.
Penilaian EcoVadis didasarkan pada empat pilar utama, yaitu lingkungan, ketenagakerjaan dan hak asasi manusia, etika, serta pengadaan berkelanjutan. Keberhasilan GIS mempertahankan dan meningkatkan skor pada keempat aspek tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam membangun tata kelola dan praktik bisnis yang selaras dengan standar global.
“ESG kini bukan lagi menjadi pembeda, tetapi sudah menjadi prasyarat agar perusahaan bisa bertahan dan dipercaya di industri teknologi. Bagi GIS, penilaian EcoVadis menjadi alat ukur penting untuk memastikan pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Managing Director GIS, Amon Fernandes.
Pencapaian ini didukung fondasi keberlanjutan yang dibangun sepanjang 2025, antara lain melalui penerapan kerangka ESG dalam kebijakan dan inisiatif internal, serta perolehan sertifikasi ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan dan ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Komitmen tersebut juga diperkuat dengan pengakuan eksternal, salah satunya melalui Top CSR Award 2025.
Memasuki 2026, GIS terus memperluas implementasi keberlanjutan melalui berbagai program lintas organisasi. Inisiatif tersebut meliputi peningkatan penggunaan kendaraan listrik oleh jajaran direksi, penerapan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove, hingga pengelolaan dan daur ulang limbah operasional lewat program GIS Recycling. Di bidang sosial, GIS juga menjalankan GIS Scholarship untuk mendukung pengembangan pendidikan teknologi informatika.
Pada saat yang sama, perusahaan mendorong efisiensi operasional melalui optimalisasi konsumsi energi, digitalisasi proses internal guna mengurangi penggunaan kertas, peningkatan standar keselamatan dan kesejahteraan karyawan, serta penguatan keterlibatan pemasok yang menerapkan prinsip pengadaan berkelanjutan.
Selain fokus pada operasional, GIS melanjutkan kontribusi sosial dan lingkungan sebagai bagian dari komitmen jangka panjangnya. Pendekatan ini sejalan dengan peran GIS sebagai perusahaan system integrator yang tidak hanya menyediakan solusi teknologi, tetapi juga berupaya menciptakan dampak berkelanjutan bagi industri dan komunitas.
Dengan keberlanjutan sebagai pilar utama strategi perusahaan, serta keberhasilan mempertahankan penilaian EcoVadis, GIS menegaskan posisinya di tengah industri teknologi Indonesia yang tengah beradaptasi dengan standar keberlanjutan global. Langkah ini diyakini menjadi nilai tambah bagi pelanggan dan mitra bisnis di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap praktik usaha yang transparan dan bertanggung jawab. (E-3)
Perusahaan komunikasi dan public relations XP+ resmi melakukan relaunch brand sebagai bagian dari transformasi strategis guna memperkuat kapabilitas di tengah perubahan lanskap industri.
Tiongkok resmi memperketat ekspor logam tanah langka, elemen penting untuk teknologi tinggi.
Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT PLN Energi Primer Indonesia menggelar aksi pelestarian lingkungan di Sungai Ciliwung, Kedung Halang, Kota Bogor.
Penghargaan ESG sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang tak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berkontribusi nyata bagi lingkungan, dan masyarakat.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memperkuat komitmen dalam implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) melalui peluncuran program transplantasi terumbu karang.
Upaya memperkuat budaya keberlanjutan terus digencarkan sektor energi melalui keterlibatan langsung sumber daya manusia sebagai agen perubahan.
Program ini menjadi ruang strategis untuk mendorong lahirnya inisiatif sosial berkelanjutan yang digagas generasi muda, khususnya perempuan.
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas implementasi ESG, perusahaan juga menghadapi tantangan dalam menentukan prioritas dampak, kesiapan organisasi, hingga pendanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved