Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berhasil lampaui target APBN 2025.
“(Realisasi PNBP) Rp534,1 triliun ini adalah 104% dari target APBN Rp513,6 triliun,” ujar Suahasil pada acara Konferensi Pers APBN KiTa, di Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1).
Kendati demikian, Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
“Namun jangan lupa di dalam kategori PNBP ini ada dividen BUMN yang awalnya di dalam APBN 2025 itu dibayarkan ke APBN. Tetapi dengan adanya Undang-Undang 1 2025 maka dikelola oleh Danantara (dengan) nilainya Rp80 triliun. Sehingga kalau mau dibuat Apple to Apple perbandingannya, maka yang Januari sampai Desember 2025 ditambah Rp80 triliun maka akan kelihatan 2024 ke 2025 itu penerimaan negara bukan pajaknya meningkat,” ungkap dia.
Dari sisi pendapatan SDA Migas, realisasi pada 2025 mencapai sekitar Rp105,0 triliun, lebih rendah dibandingkan realisasi 2024 yang berada di kisaran Rp125,5 triliun. Secara triwulanan, pendapatan SDA Migas menunjukkan tren perlambatan. Pada kuartal I 2025 tercatat sekitar Rp24,9 triliun, turun dari 2024 sebesar Rp25,7 triliun. Penurunan berlanjut pada kuartal II dan III, masing-masing menjadi Rp23,9 triliun dan Rp27,4 triliun, sebelum kembali meningkat pada kuartal IV menjadi Rp28,9 triliun.
Suahasil menjelaskan bahwa perlamnatan ini dipengaruhi oleh pelemahan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sepanjang sebagian besar tahun, meskipun terdapat kenaikan lifting minyak dan gas bumi serta pelemahan nilai tukar yang menahan penurunan lebih dalam.
Sementara itu, pendapatan SDA Nonmigas pada 2025 tercatat Rp149,3 triliun, relatif stabil dan sedikit lebih tinggi dibandingkan 2024 yang sebesar Rp143,2 triliun. Secara kuartalan, pendapatan SDA Nonmigas pada 2025 berada di kisaran Rp33,2 triliun pada kuartal I, Rp34,5 triliun pada kuartal II, Rp33,9 triliun pada kuartal III, dan meningkat signifikan pada kuartal IV menjadi Rp38,7 triliun. (Fal/P-3)
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Terkait penugasan selanjutnya bagi Febrio dan Luky, Purbaya menyebut keduanya untuk sementara waktu belum dipindahkan ke posisi lain.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved